Love is… ~Part 3 (FF by Ichanuna)

Cinta memiliki berbagai macam rasa. Ada sebagian orang merasakan rasa asam seperti stroberry dalam menjalaninya. Ada sebagian orang yang merasakan rasa pahit seperti obat. Kadang ada yang merasakan rasa asin seperti garam. Tapi pada dasarnya semua orang ingin merasakan cinta yang semanis coklat. Kadang cinta bisa tidak sesuai harapan tidak sesuai impian.

Dia kembali menarik selimut rasa dingin terasa menusuk sampai ketulang. “Jam delapan tepat,” gumamnya pelan seraya mengeliat di atas tempat tidur. Tidurnya kembali tidak nyenyak seperti malam-malam sebelumnya. Semalaman dia hanya membolak-balikan tubuhnya gelisah menyambut pagi.

Dia mengambil ponsel yang ada dij samping tubuhnya. Membuka flap lalu tersenyum melihat wallpaper ponselnya sendiri. ”Akio Sora-ssi kau lebih cocok mengenakan kimono,” ucapnya pada layar ponsel lalu beranjak dari tempat tidur.

Hyung, good morning,” sapanya sumringah. ”Scheduleku kosong hari ini kan?”

Ne. Kau ada janji hari ini?” tanya Leeteuk. Kyuhyun mengangguk langsung mengambil kunci mobil di atas meja. ”Aku bakal pulang terlambat hari ini.”

***

Dengan kecepatan penuh dia melajukan mobilnya, sedari tadi bibirnya selalu tersenyum. Tampak jalanan sedikit lengang tidak seperti biasa. Tiba-tiba ponselnya bergetar, sejenak dia memandang nama yang terpajang dilayar lalu memasang earphone di telinga kiri, ”Eomma, ne…Tiga hari lagi baru balik ke Seoul. Oh arasseo.”

Dia memarkirkan mobilnya di depan sebuah galeri seni. Sekarang yang dia lakukan hanyalah diam di dalam mobil lengkap dengan kacamata hitam dan syal yang menutupi sebagian wajahnya. Tampak di ujung jalan menuju galeri seorang gadis mengayuh sepeda. Gadis itu mengenakan celana jeans biru dan baju kaos lengan panjang yang berwarna senada. Gadis itu juga mengenakan topi baseball dengan nomor 9 berwarna merah. Sekarang topi itu ia lepaskan dari kepalanya lalu dimasukkan ke dalam tas selempangnya yang berwarna biru tua.

Gadis itu lalu menunduk memberi salam kepada penjaga galeri sambil memberikan sebungkus roti isi dan penjaga galeri itu tampak tersenyum menerimanya. Lalu gadis itu berbicara dengan penjaga galeri kadang-kadang dia tertawa, jemarinya yang kecil kadang menutupi bibirnya yang mungil dan kadang-kadang mukanya terlihat serius memperhatikan lawan bicaranya.

Sekarang tangan kirinya sedang sibuk dengan ponselnya. Dari tadi matanya sering melihat sekelilingnya, sepertinya dia sedang menunggu seseorang. Sedangkan tangan kanannya sibuk memainkan ujung rambutnya yang terurai sambil tertawa-tawa kecil lalu melangkahkan kakinya memasuki galeri.

Ohayo,” sapa Kyuhyun. Gadis itu tersenyum lalu mengangguk pelan kembali menatap lukisan di hadapannya. ”Masih ingat aku?”

Gadis itu mengenyitkan dahinya. ”Kita bertemu beberapa hari yang lalu disini, tepatnya di lukisan kontemporer ini,” ucap Kyuhyun memegang guratan kasar lukisan The Man From Bantul (The Final Round).

”Hei sudah kubilang jangan dipegang, ini lukisan mahal,” teriak Sora nyaring. ”Ah iya kau. Hai apa kabar? Kau benar-benar suka lukisan rupanya,” Sora nampak sangat antusias kalau sudah menyangkut tentang lukisan.

”Apartemenku penuh lukisan, tapi tidak ada yang semahal ini,” ucap Kyuhyun menunjuk lukisan itu kembali.

Sora tersenyum lalu mereka berdua berjalan beriringan, ”Harga sama kualitasnya sebanding kok. Itulah seni, orang yang mengerti seni akan lebih memilih kualitas walaupun harganya selangit. Ada sensasi tersendiri kalau sudah memilikinya. Oiya nama anda?”

”Kyuhyun. Cho Kyuhyun,” ucap pemuda itu seraya tersenyum.

”Cho Kyuhyun? Dari Korea?” pemuda itu langsung mengangguk. ”Aku Akio Sora. Oiya Kyuhyun-ssi apa kau suka melukis?” tanya Sora santai.

”Hanya sesekali saja, kalau schedule memungkinkan,” jawab Kyuhyun.

”Tampaknya kita berdua memiliki hobi yang sama. Menyenangkan rasanya bertemu orang-orang yang menghargai seni,” ucap Sora antusias lalu menatap Kyuhyun yang berdiri di sampingnya. ”Sepertinya kita pernah bertemu Kyuhyun-ssi? Tapi aku lupa dimana.”

Cafe Sayonara. Kau menabrak kakiku,” jawab Kyuhyun. ”Dan kau berulang-ulang kali meminta maaf.”

”Hei cuma dua kali, jadi tidak sampai berulang-ulang kali,” balas Sora tidak mau kalah. ”Oiya kakimu tidak apa-apa kan?”

It’s ok,” ucap pemuda itu membuat Sora tersenyum. ”Lukisan ini tampak menarik. Simple tapi memiliki arti yang mendalam.”

Dark Angel salah satu karya dari I Nyoman Masriadi,” jawaban Sora membuat Kyuhyun tersenyum simpul berkata dalam hati dia benar-benar gadis menarik, I need to know a lot about her.

***

Kyuhyun duduk bersila di lantai menatap lekat lukisan Dark angel yang ada di hadapannya. Baru kali ini dia membeli lukisan semahal ini, 47 juta won hanya untuk satu lukisan. Aku benar-benar sudah gila ucapnya dalam hati. Pandangan matanya memendar kesemua sudut kamar, dipajang di dekat jendela, viewnya bagus juga gumamnya beranjak mengangkat lukisan tersebut.

Lalu dia kembali duduk bersila matanya masih menatap lukisan di hadapannya. Tangannya lalu meraih ponsel yang tergeletak tidak jauh darinya. Jarinya mulai mengetik beberapa kalimat
Hai. Lukisannya sudahku pajang didalam kamar. Apa kau sudah tidur?🙂

Sedetik, semenit, beberapa menit berlalu tidak ada balasan.

”Kudengar kau baru beli lukisan lagi?” ucap Heechul lalu duduk di sampingnya. ”Astaga apa bagusnya, cuma tampak gambar orang dengan sayap hitam seperti ini?”

Kyuhyun hanya diam terpaku menatap layar ponsel, menunggu balasan dari seberang sana. Apa dia sudah tertidur? Kenapa tidak ada balasan?

”Kubilang apa bagusnya!” ucap Heechul setengah berteriak dan Kyuhyun tetap diam mematung menatap ponselnya.

”Dia tidak membalasnya, apa sekarang sudah terlalu malam?” tanyanya pada layar ponsel lalu mengalihkan pandangannya menyadari ada seseorang yang duduk di sampingnya. ”Oh Hyung, kapan datang?”

”Sudah hampir setengah jam aku duduk disini, bicara sendiri dan kau hanya menatap ponsel. Ah sudahlah aku mau tidur. Jalja,” ucap Heechul kesal. Kyuhyun hanya mengenyitkan keningnya sesaat melihat hyungnya beranjak lalu kembali menatap ponselnya.

Apa sudah terlalu malam? Kenapa sampai sekarang tidak dibalas? Ahh bisa gila aku.

***

Sora berjalan cepat sambil menarik koper. Pandangan matanya memendar keseluruh ruangan yang tertata rapi. Dia menghentikan langkahnya disebuah papan pengumuman bandara lalu memperhatikan peta yang terpampang. Dia mengenyitkan keningnya sesaat, sial! Harusnya belajar bahasa korea dulu, baru berangkat kekorea umpatnya pelan.

Dia merogoh ponsel disaku jaketnya. Dia baru sadar kalau ponselnya dari tadi malam dia matikan. ”Ini aku. Baru saja tiba… Cepatlah. Ok aku tunggu di depan.”

Sora kembali berjalan sambil menarik kopernya yang lumayan besar, tiba-tiba ponselnya kembali berdering. Langkahnya terhenti sesaat melihat tanda pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal.
Siapa lagi? Ah sudahlah ucapnya pelan lalu kembali mematikan ponselnya.

”Hei. capek?” sapa Riyeon tersenyum. “Kau sendirian saja?”

”Memangnya kau mengharapkan aku datang dengan siapa lagi?” ucap Sora balik bertanya sambil memeluk Riyeon.

”Tidak dengan siapa-siapa,” jawab Riyeon singkat. ”Mau istirahat dulu atau langsung saja?”

”Langsung ke galeri saja, oiya kau tidak sibuk di butik?”

Aniyo. Ada asistenku di butik, dia kusuruh menjaga butik sampai sore. Bagaimana kalau kita makan dulu?”

”Makan apa?”

”Kau mau apa?” ucap Riyeon balik bertanya.

”Sup kimchi, ” jawab Sora tersenyum.

”Kita makan di dekat butikku saja. Dijamin enak.”

Ok,” jawab Sora seraya menarik kopernya. ”Incheon Airport sangat futuristik, tidak kalah dengan bandara di Jepang.”

”Ini ketiga kalinya kau kesini, iyakan?” tanya Riyeon. ”Apa kali ini kau berniat untuk menemuinya?”

”Noo Minwoo Oppa?” ucap Sora terdiam lalu menarik napas panjang, ”Mungkin.”

Riyeon berdeham pelan, ”Cari penyakit sendiri, dia saja tidak pernah memikirkanmu kenapa kau masih memikirkan dia. Are you so stupid?”

Sora langsung tertawa, “No, i’m not stupid. I love him but i don’t want to see him, thats all. Sekarang aku mencoba untuk melupakannya, dia hanyalah pecahan masalaluku. Ayo cepat buat apa kita membahas dia.”

Kajja,” ucap Riyeon tersenyum.

***

Langit tampak gelap hanya ada sedikit bintang yang membagikan sinarnya. Sora menatap lurus ke bintang-bintang yang sedikit temaram. Bintang yang kulihat sekarang juga bisa kau liat kan Oppa? Bagaimana kabarmu? Apa kau sehat saja? Apakah hubungan kita tidak bisa membaik seperti dulu? Sora menarik napas panjang lalu mengosok-gosokan telapak tangan yang mulai membeku.

Berdiri di beranda apartemen tengah malam, menikmati dinginnya malam membuatnya makin merapatkan sweater biru yang melekat ditubuhnya. Dia lalu mengambil ponsel dan mengaktifkannya kembali, sudah dua hari benda tersebut tidak disentuhnya sama sekali.

Matanya melongo menatap banyaknya panggilan tidak terjawab dan pesan dari satu nomor yang tidak dikenal. Gadis itu mengenyitkan keningnya melihat nomor itu kembali menghubunginya.

”Halo,” ucap Sora pelan.

”Ya! Kemana saja kau?” teriak pemuda itu ditelepon, refleks Sora menjauhkan ponsel dari telinganya.

”Kenapa beberapa hari ini ponsel kau matikan?” tanya suara pemuda itu membuat Sora berpikir keras karena dia tidak mengerti sama sekali dengan bahasa yang baru saja didengarnya.

”Ya! Jawab aku! Kenapa kau cuma diam saja!” pemuda itu kembali berteriak.

Terdengar pemuda itu menarik napas, “Sora-ssi where are you?”

Do you still remember me?” ucapnya lembut.

Suara ini. Sora merasa pernah mendengarnya.
”Kyuhyun-ssi?” tanya Sora pelan.

”Akhirnya kau menjawab juga. Kemana saja kau? Aku tiap hari mengunjungi galerimu tapi kau tidak pernah ada. Bogosippoyo,” terdengar nada sedih dari suaranya.

”Aku lagi di negaramu Kyuhyun-ssi. Ada sedikit pekerjaan disini.”

”Apa? Sejak kapan kau di Seoul?” ucap Kyuhyun nyaring.

”Baru dua hari. Ada sedikit masalah dengan galeri disini, jadi aku harus turun tangan sendiri. Oiya kau masih di Jepang?”

”Besok pagi aku sudah ada di Seoul. Sekarang kau sedang melakukan apa?” tanya Kyuhyun lembut.

Nothing, just looking the sky. Maaf Kyuhyun-ssi ini sudah terlalu malam dan besok pagi aku banyak pekerjaan, jadi…”

Kyuhyun tergagap. “Ah sudah malam. Maaf, besok akan kuhubungi lagi. Sweet dream Sora-ssi.”

Sora langsung menutup flap ponselnya lalu berjalan menuju kamarnya. Sudah terlalu malam, udara diluar juga semakin dingin.

***

Pukul tujuh pagi dan Sora sudah berada di dapur apartemennya. Dia mengenakan celemek berwarna biru dan kedua tangannya sibuk mengiris-iris beberapa bawang bombay. Rencananya sarapan pagi ini dia akan memasak spagetti tuna.

Kegiatannya di dapur terhenti sejenak setelah mendengar bunyi bel lalu dia melangkahkan kakinya menuju pintu depan. Matanya melongo melihat apa yang ada di depannya sekarang.

Seorang pemuda berdiri tepat di depan pintu apartemen dengan coat yang tebal menyelimuti tubuhnya, di samping kiri tubuhnya tampak ada koper besar. Pemuda itu tersenyum dan senyumnya sangat menawan.

”Kyuhyun-ssi kau kabur dari rumah?” tanya Sora terkejut seraya menatap koper besar di samping Kyuhyun.

Kyuhyun makin tersenyum. “Aku baru sampai dan langsung menuju kesini meninggalkan teman-temanku di bandara.”

“Lalu apa yang kau lakukan pagi-pagi disini? Kau tidak tersesatkan?” tanya Sora dengan raut muka binggung.

Tiba-tiba terdengar suara kecil dari perut Kyuhyun. Dengan refleks Kyuhyun memegang perutnya sendiri lalu tersenyum ke arah gadis yang saat ini sedang terkejut di hadapannya.

”Sudah sarapan?” tanya Sora.

”Dari tadi malam belum makan apa-apa,” jawab Kyuhyun tersenyum lalu memandang Sora dari ujung kepala sampai kaki. “Kulihat Sora-ssi sedang sibuk di dapur?”

”Ah iya. Aku lagi menyiapkan sarapan pagi.”

”Boleh aku ikut bergabung?” tanya Kyuhyun tersenyum. Pemuda ini selalu tersenyum, apa dia memiliki berton-ton senyum pikir Sora. Ia pun mengangguk lalu mempersilahkannya masuk.

Kyuhyun pun berjalan mengikuti Sora di belakang, sedari tadi dia selalu tersenyum memandangi Sora yang berjalan di depannya. Lalu Kyuhyun merebahkan dirinya di sofa, melepaskan coat yang dikenakannya sedangkan Sora langsung melanjutkan kegiatannya di dapur.

Jarak dapur dan ruang tamu yang tidak begitu jauh membuat Kyuhyun bisa melihat apa yang dilakukan Sora sekarang. Dia pandai memasak, dia kelihatan tangkas di dapur ucapnya dalam hati lalu kembali tersenyum.

”Sora-ssi, kita sarapan apa pagi ini,” sapanya tiba-tiba sudah berdiri tepat disamping Sora membuat Sora hampir melompat terkejut.

”Kyuhyun-ssi! Astaga!” ucap Sora terkejut.

Dan pemuda itu hanya tertawa jahil, ”Jadi masak apa sekarang?” tanyanya lagi.

”Spagetti tuna, kuharap kau suka,” jawab Sora agak mengambil jarak menjauh sedikit.

Kyuhyun tertawa nakal melihat Sora yang bergerak sedikit menjauh, lalu mulai mendekatinya lagi. ”Sepertinya enak. Oiya kamar mandi dimana? Sepertinya badanku agak lengket.”

”Disitu,” jawab Sora sambil mengambil jarak sedikit.

Gomawo,” ucap Kyuhyun tertawa lalu menuju kamar mandi.

Sora memutar otak, kenapa pemuda ini tiba-tiba kesini? Apa semua orang Korea seagresif ini? Pikirnya dalam diam lalu kembali memfokuskan perhatiannya ke spagetti dipiring.
 

***

”Kegiatanmu hari ini apa?” ucap Kyuhyun mengekor di belakang Sora yang sedang menyapu ruang tengah.

”Kyuhyun-ssi! Bisa tidak, kau diam saja di sofa? Kau menganggu kegiatanku!” ucap Sora terkejut dan pemuda itu tertawa jahil langsung kembali ke sofa.

”Kau mau menemaniku? Aku hari ini ada pemotretan di sekitar wilayah Gangnam.”

”Kau mau aku dikerubuti oleh fansmu yang super bejibun, super fanatik itu?” tanya Sora dengan mata menyelidik, dia jadi teringat kalau pemuda yang sedang duduk santai di sofanya itu adalah salah satu member dari boyband terkenal di Korea saat ini. ”Tidak, terima kasih.”

Kyuhyun tertawa. “Aku akan melindungimu. Sumpah,” ucapnya sambil mengangkat tangan.

”Entah kenapa aku tidak percaya dengan janjimu,” ucap Sora. ”Oiya kenapa kau masih disini? Bukankah kegiatanmu sebagai idol gadis-gadis remaja itu padat?”

“Kau mengusirku?” tanya pemuda itu dengan raut muka sedih.

Sora jadi merasa bersalah lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. “No, please take your time Kyuhyun-ssi,” ucap Sora lalu kembali melanjutkan kegiatannya.

Kyuhyun mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan apartemen. Dia lalu berjalan menuju foto-foto yang tergantung di dinding. Dia tersenyum melihat gambar seorang gadis kecil di sepeda, nampak di pigura sebelahnya gadis kecil itu menangis sambil dipeluk oleh ayahnya. Sekarang di gambar yang lain gadis kecil itu sedang belepotan dengan tepung disebagian mukanya dan gadis itu tersenyum memperlihatkan gigi-giginya yang mungil.

Dari kecil kau sudah sangat menarik. Kenapa baru beberapa bulan ini kita bertemu, jika saja dari kecil kita sudah bertemu ucap Kyuhyun berbicara sendiri sambil menatap pigura di hadapannya.

Di pigura yang lain tampak gambar Sora dengan seorang lelaki. Tampak Sora tersenyum dia sangat ceria dan lelaki yang di sebelahnya juga tampak ceria. Raut muka Kyuhyun tiba-tiba berubah masam, dalam benaknya muncul berbagai macam pikiran. Lelaki ini siapa? Apa hubungannya dengan Sora sekarang?

Dengan cepat dia mengambil pigura tersebut lalu menunjukannya ke Sora. ”Dia siapa?” tanya Kyuhyun, ia merasa harus tau hal ini secepatnya.

Sora menatap pigura tersebut lalu tersenyum nampak ada kesedihan diraut mukanya. ”Seorang teman.”

”Dia siapa?” tanya Kyuhyun lagi merasa tidak puas dengan jawaban yang didengarnya.

”Noo Minwoo, my first love,” ucap Sora menarik napas panjang.

Kyuhyun merasa seperti baru dialiri oleh tegangan listrik beratus-ratus volt. Dia hanya diam tidak berkata apa-apa, terlalu banyak hal yang ingin ia tanyakan tapi dia binggung bagaimana mengatakannya, binggung bagaimana memulainya. Dia mengambil kopernya lalu melangkah menuju pintu.

Apa aku harus kabur seperti pengecut? Kabur seperti prajurit yang kalah di medan perang? I’m such a coward.

Thanks for reading my story. Hope u like it hehehehe🙂

Posted with WordPress for BlackBerry.

10 thoughts on “Love is… ~Part 3 (FF by Ichanuna)

  1. Aduh aduh itu Kyuhyun agresif banget, bukannya balik dulu gitu ke dorm eh ini langsung aja nyamperin apartemennya Sora hahahahaha *wondering Kyu tau alamatnya Sora dari mana yah?* hihihihi

    Tapi kok Kyuhyunnya malah langsung kabur sie pas liat fotonya No Minwoo? Kenapa juga ngga tetep disana?

    Ditunggu lanjutannya aja deh Icha-ssi hehehehe ^^

  2. Ohh…jadi yg bikin Sora nangis mulu tuh c Oppa Minwoo ya?ckckck..
    Kyu terlalu semangat mu ketemu Sora sampe ga balik dl naro barang”nya k dorm,haaaa!Tapi tau dari mana dy alamatnya Sora y?
    Yah,Kyu kenapa langsung pergi pas liat foto Sora ma Minwoo?Kyu juga ga kalah cakep qo dari Minwoo,jadi jangan minder ya Oppa..hiiii🙂
    Sora juga suka bgt warna biru y?Dari celana,baju,tas,sampe celemeknya juga biru..jangan” dy seorang Elf??hahahaha…
    Okelah Author,ditunggu next partnya y…

  3. Oh..oh evil magnae.. Naughty!! Hahahaha never thought Kyu could be so active.. Wow..

    Next part please.. 고마워.. ㅋㅋㅋ

  4. Ehm ehm ehm
    kya’a c Kyu lg amat sangat jtuh cinta sma yoja brnama Sora,
    smpe2 prasaan bru tlp2an eh trnyta dah mpe dpan pntu apartemen Sora,
    sbgtu rindu’a c Kyu,.ckckck
    giliran tw firstlove’a c Sora dah pgen lgsg kbur ja!
    Haduh haduh c kyu gmn toh,.:|

  5. kyuhyun koq langsur kabur??? piye toh??? *bhs jawa kumat

    agresif bngt y si kyuhyun, ampe koperx pun d boyong..

    ywdh, d tunggu dch lanjutannya..^^

  6. kyaa… ada namja saya di sini ^^ hehe…

    pantesan kyu ga pulang, eh ternyata malah mampir tempatnya Sora😥 *abaikan*

    sebegitu agresifnya kah Kyuhyun? Fighting Oppa!!!

    ditunggu lanjutan’y, author fighting!!! *teriak pake toa* ^^

  7. magnaeku ngambek nie critany.. baru jg fto, iy bnr chingu kok kyunie tau apart sora?
    lukisan 47 juta won.. tu uang y? uang sgtu wat satu benda doank.. ck..ck..ck.. hebat byk duit y kyunie t’nyata … pantesan uang belanja kurg ( loh!! pa hub.ny?) he..he..he.. asal.com
    chingu Lnjut.. yg panjang dnk!!! palli..palli..

  8. itu demi apa deh si Kyuhyun kok niat banget gitu.. wkwkwk
    trus itu, Minwoo tiba2 nongol juga disini..
    lucu kali klo Yesung tiba2 nongol juga #halah
    part selanjutnya, ditunggu ya onnie😀

  9. Kyuhyun agresif bener dah. Hahaha

    beuh, lukisan jutaan Won dibeli karena cinta? hihi

    Ditunggu lanjutannya🙂

  10. comen saya kmrin g masuk ternyata..
    gpp, sya comen lg dch..^^
    si Kyuhyun pede bnr y lgsg nongol d dpn pintu apartemen Sora..
    bgt liat foto minwoo lgsg kabur aja..^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s