My Love Saranghaeyo ~Part 3 (FanFic by Freelance)

Annyeong.. Sudah ada neh part ~ 3 nya … Selamat membaca..

Donghae bersama member Suju lainnya memasuki hotel dan menuju ruang resepsi yang sudah dipenuhi para undangan. Kebanyakan dari sekian undangan yang hadir sudah tak asing bagi member SuJu. Mereka adalah para artis yang tentu saja punya koneksi dengan Park Sungju.

Semua member Suu berbaur dengan para undangan kecuali Donghae dan Heechul. Karena tiba-tiba Heechul menarik tangan Donghae dan berjalan menuju ke arah meja yang dipenuhi berbagai makanan kecil dan minuman. Donghae menggerutu.

Hyung, kau ini kenapa jadi manja? Mau ambil minuman saja harus ditemani.”

“Aku bukan ingin mengambil minuman. Tapi, lihat itu. Ayo kita sapa mereka.” Donghae melihat ke arah yang ditunjuk Heechul. Disana ternyata ada Jullie dan Sendy yang sedang asyik mengobrol dengan sepasang suami istri paruh baya. Donghae hanya menggelengkan kepala melihat Hyungnya gencar mendekati Sendy. Untung saja, sepasang suami istri itu lalu beranjak pergi meninggalkan Jullie dan Sendy.

Sekali lagi, Jullie berhasil membuat Donghae terpana. Pada saat dia dan Heechul berjalan mendekati Jullie dan Sendy, Donghae hanya bisa menatap Jullie. Tiba-tiba jantung Donghae berdebar. “Ada apa ini?” batin Donghae.

Annyeong,” sapa Heechul dan Donghae bersamaan.

Annyeonghaseyo Oppa,” jawab Sendy. Sementara Jullie hanya tersenyum dan sedikit menundukkan kepala.

“Wah… Kalian berdua hari ini sangat cantik,” Jullie dan Sendy hanya tersenyum tersipu mendengar pujian Heechul. “Sendy-ah, ayo kita ambil minuman bersama,” Sendy mengiyakan dan langsung pergi meninggalkan Donghae dan Jullie.

Saat ini tinggal Donghae dan Jullie yang masih berdiri tanpa mengucapkan sepatah katapun. Entah kenapa saat ini Donghae merasa kikuk dan jantungnya berdegup kencang, padahal ini bukan pertama kalinya mereka bertemu. Mereka baru saja menjadi pasangan pengiring pengantin tadi sore, tapi kenapa sekarang jadi secanggung ini? Donghae mengatur napasnya dan berusaha menenangkan jantungnya.

Ketika Donghae masih berusaha menenangkan dirinya, Jullie membuka suara terlebih dahulu. “Syukurlah,” batin Donghae.

**

Jullie masih diam, jantungnya tiba-tiba berdegup lebih kencang menunggu Donghae yang memulai pembicaraan, karena jujur Jullie bingung saat ini. Ini bukan pertama kali mereka bertemu, tapi kenapa mereka jadi secanggung ini? Baru tadi sore mereka menjadi sepasang pengiring pengantin dan tidak secanggung seperti sekarang. Jullie melihat Donghae yang sedikit kikuk, tidak seperti sore tadi. Tiba-tiba Jullie teringat Jihae..

Oppa, ada seorang anak di Rumah Sakit yang sangat mengidolakan Super Junior. Dia sangat ingin bertemu kalian. Setiap hari dia hanya bermimpi bertemu Super Junior, karena Super Junior adalah motivasi terbesarnya untuk hidup,” Jullie membuka pembicaraan. “Akhirnya,” kata Jullie dalam hati. Dia tidak bisa membayangkan jika mereka diam satu sama lain lebih lama lagi, pasti waktu akan terasa lama. Jullie melihat Sendy dan Heechul sudah terlihat akrab. Memang tidak bisa dipungkiri Sendy memiliki daya pikat yang disukai para lelaki. Sedangkan Jullie, kadang dia terlalu acuh pada makhluk yang namanya laki-laki. Mungkin sifat inilah yang membuatnya saat ini tidak juga mempunyai kekasih.

“Motivasi terbesar untuk hidup?” Donghae mengerutkan alis tanda tidak mengerti.

“Namanya Jihae. Dia baru 5 tahun. Saat ini dia di diagnosis mengidap Leukimia stadium akhir. Dia hanya punya seorang Kakek yang jarang sekali mengunjunginya. Super Junior lah yang menemaninya setiap hari. Tiap malam sebelum tidur dia pasti mendengarkan lagu-lagu kalian. Kalau malam ini aku tidak disini, itu berarti aku sedang bersamanya, mengantarnya tidur. Dia tidak seperti anak-anak kecil lainnya yang selalu diantar tidur oleh orang tuanya.”

Jinja? Kau selalu bersamanya setiap hari?” ekspresi Donghae seperti tidak percaya ketika Jullie mengatakannya. Dia tidak menyangka bahwa Super Junior bisa sangat berpengaruh pada hidup seseorang.

Ne. Kalau kalian bersedia, luangkanlah waktu kalian, sedikit saja untuk mengunjunginya. Jihae pasti sangat senang. Pasien dengan penyakit kanker stadium akhir sangat memerlukan terapi yang bisa menyenangkan dirinya dan memberi motivasi, karena setiap hari bisa menjadi hari terakhir bagi Jihae.”

Tiba-tiba Jullie menundukkan wajahnya, mata Jullie berkaca-kaca teringat akan Jihae yang sangat ia sayangi. Bulir-bulir bening hampir jatuh dari mata Jullie tapi kemudian Jullie mengusapnya.

“Apakah aku boleh meminta nomor ponselmu? Aku akan mencari waktu untuk bisa mengunjungi Jihae,” Donghae sudah mengeluarkan ponselnya terlebih dahulu.

“Oh, baiklah,” Jullie juga mengeluarkan ponselnya dan seketika mereka sudah sibuk dengan kegiatan menukar nomor ponsel tersebut. Tiba-tiba mata Jullie silau… Blitz…Blitzz…(anggap aja suara kamera), ada beberapa kamera tepat berdiri di depannya mengambil gambarnya dan Donghae.

“YAAAKKK..!! APA YANG KAU LAKUKAN..??” suara Jullie meninggi pada orang-orang di depannya yang sepertinya adalah wartawan. Dari dulu dia tidak suka ada orang yang melakukan apapun pada dirinya tanpa permisi. Walaupun ini sepele, hanya mengambil gambar, tapi sudah tentu mereka harus meminta ijin untuk melakukannya.

Mianhae Jullie-ssi, saya hanya ingin mengambil gambar anda dan Donghae-ssi karena sejak sore tadi, berita anda dan Donghae-ssi yang menjadi pengiring pengantin menjadi berita hangat di internet,” ujar salah satu dari mereka yang memegang kamera.

Mwo?? Tapi kalian bisa meminta ijin dulu padaku sebelum mengambil gambarku,” Jullie terkejut. Berita hangat?? Seistimewa itukah Super Junior sampai-sampai hal seperti ini saja menjadi berita hangat. Apa istimewanya menjadi pengiring pengantin? Itukan hal yang biasa.

Jullie melihat Donghae memberi isyarat pada wartawan-wartawan itu untuk menjauh. Kenapa Donghae tidak marah pada mereka?

“Itu sudah biasa bagi kami,” Donghae langsung menjawabnya seakan tau apa yang Jullie pikirkan.

Tiba-tiba Heechul dan Sendy sudah berada di samping Donghae dan Jullie. Sendy terlihat cemas.

“Kau tidak apa-apa? Tenangkan dirimu,” Sendy berusaha menenangkan Jullie.

“Itu memang pekerjaan mereka. Jadi tidak usah dihiraukan,” Heechul menambahkan.

Jullie yang kelihatannya sudah tenang lalu bertanya pada Donghae. “Kenapa kita menjadi berita hangat?”

“Aku tidak tau. Sudahlah tidak usah dipikirkan. Asalkan kita tidak berbuat sesuatu yang salah,” Donghae menjawab tenang. Dia sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini.

Setelah semuanya terkendali, acarapun dimulai. Jullie, Sendy dan orang tua Sendy duduk di satu meja. Sedangkan meja yang tepat berada di sebelahnya ada orang tua Sungju dan keluarganya yang lain. Semua member Suju duduk di satu meja yang tepat berada di belakang meja Jullie. Acara berlangsung meriah. Sungju menceritakan saat-saat pertama bertemu dengan Inn Nha yang membuat seisi ruangan tertawa. Tak disangka, pertemuan mereka sangat konyol.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan acara hiburan. Tentu saja Super Junior yang tampil pertama kali, secara Park Sungju adalah manager inti mereka. Lagu yang mereka bawakan pertama kali adalah Marry U. Seisi ruangan seakan tersihir dengan suara mereka, apalagi tiga vokalis utama Super Junior, Kyuhyun, Ryeowook, dan Yesung. Suara mereka bertiga membuat para undangan seakan-akan melayang. *lebay..

Para artis SM pun bergantian membawakan lagu dan menghibur para undangan. Kemudian acara berganti menjadi acara foto bersama. Banyak sekali wartawan yang ikut mengambil foto. Setelah berfoto dengan keluarga inti selesai, Sungju dan Inn Nha memanggil Jullie, Sendy, Donghae, dan Heechul untuk berfoto bersama, mendadak suasana ruangan menjadi ramai. Entahlah, sepertinya para wartawan sangat bersemangat mengambil foto enam orang ini. Sendy dan Jullie berjejer di samping Inn Nha, kemudian Heechul dan Donghae di samping Sungju. Suara blitz terdengar bersaut-sautan. Tidak lupa pula Sungju dan Inn Nha berfoto dengan artis-artis SM lainnya.

**

Dalam perjalanan pulang menuju dorm Super Junior, Eunhyuk, Donghae, Heechul, Ryeowook dan Kyuhyun menggunakan mobil Eunhyuk. Eunhyuk yang menyetir, sedangkan Donghae duduk di sebelah Eunhyuk. Heechul, Kyuhyun dan Ryeowook duduk di jok belakang. Member yang lainnya menggunakan mobil yang lain.

Hyung, sebenarnya tadi ada masalah apa? Kenapa Jullie terlihat sangat marah?” tanya Ryeowook yang duduk di belakang Eunhyuk.

“Ada beberapa wartawan yang mengambil foto kami. Jullie marah karena mereka tidak meminta ijin dulu padanya,” jawab Donghae sambil menoleh ke arah Ryeowook.

“Kenapa mereka mengambil foto kalian?” kali ini si maknae yang duduk di tengah antara Ryeowook dan Heechul yang bertanya.

“Wartawan itu mengatakan sejak tadi sore, aku dan Jullie menjadi berita hangat di internet,” jawab Donghae lagi tapi kali dia tetap menatap ke depan.

Jinja?” saat itu Kyuhyun langsung mengutak-atik ponselnya, mencari halaman web yang memuat berita tentang Donghae dan Jullie. Heechul dan Ryeowok merapatkan tubuh mereka pada Kyuhyun dan ikut mengamati layar ponsel Kyuhyun.

Ottokhe… Hyung, bahkan fotomu saat bertukar nomor ponsel dengan Jullie sudah ada. Mereka cepat sekali. Kalau berita tadi sore membahas Hyung dan Jullie yang menjadi pengiring, katanya kalian sangat serasi karena Hyung tidak pernah terlihat berjalan dengan seorang wanita sebelumnya,” ucap Ryeowook.

“Coba lihat beritaku dengan Sendy. Ada tidak?” kata Heechul penuh semangat.

“Ada Hyung, tapi tidak sebanyak Donghae Hyung,” jawab Kyuhyun. Terlihat ekspresi kecewa di wajah Heechul. Kemudian Kyuhyun berkata pada Donghae “Hyung, kau sudah ada kemajuan sekarang. Sudah berani meminta nomor ponsel seorang yeoja.”

PLETAAAKK..!! Donghae sukses menjitak Kyuhyun.

“Aaaawwww…” Kyuhyun meringis kesakitan sambil memegang kepalanya.

“Kau itu jangan bicara sembarangan,” jawab Donghae siap menjitak lagi.

Eunhyuk, Ryeowook dan Heechul hanya terkekeh melihat ulah mereka.

“Dia benar, Hae. Kau itu jangan terus-terusan menghindari yeoja, tidak semua yeoja sama dengan mantanmu itu?” kali ini Eunhyuk angkat bicara.

“Sudahlah, tidak usah bahas itu lagi,” Donghae bosan mendengar ceramah mereka. “Tadi Jullie menceritakan tentang Jihae padaku.”

“Jihae? Siapa dia?” tanya Heechul penasaran.

Donghae pun menceritakan apa yang disampaikan Jullie. Seisi mobil hening mendengar tentang Jihae. “Jadi tadi aku meminta nomor ponsel Jullie agar bisa menghubunginya jika kita punya waktu luang menjenguk Jihae di rumah sakit.”

Yang lainnya hanya mengangguk.

“Jadi, pria yang menunggunya di rumah sakit itu adalah Jihae? Aku sempat berpikir itu adalah namjachingunya, karena waktu kita bertemu pertama kali di restoran Jullie sangat terburu-buru ke rumah sakit dan dia bilang ada seseorang yang sedang menunggunya. Waahh… Aku kagum pada Jullie,” kata Ryeowook dengan ekspresi kagum.

Donghae terdiam, tak bisa dipungkiri Donghae mulai kagum pada gadis itu. Bukan hanya cantik, *aah..Donghae tak pernah memandang seorang gadis dari kecantikannya* tapi dia juga memiliki kepribadian luar biasa. Tiba-tiba rasa ingin tau lebih tentang gadis itu muncul dalam benak Donghae. Dia mengeluarkan ponsel dari saku celananya. Mengetik sebuah pesan singkat dan kemudian menekan tombol SEND.

**

Jullie membuka pintu apartemennya dan menyalakan lampu. Hari ini sangat melelahkan dan membuat perasaannya campur aduk. Dari mulai merasakan jantungnya berdebar cepat bahkan melebihi kecepatan debaran waktu ujian skripsi dulu, bahagia melihat Inn Nha Eonni yang sepanjang acara selalu tersenyum menandakan kebahagiaannya, sampai wartawan yang berhasil membuatnya naik darah. Wartawan? Jullie langsung ingat kata-kata wartawan itu, dia dan Donghae menjadi berita hangat sejak sore tadi. Jullie langsung duduk di depan komputernya dan langsung menyalakan komputer, mengutak-atik halaman gosip tanpa mengganti bajunya terlebih dahulu. Tiba-tiba mata Jullie membesar, foto terbaru saat dirinya dan Donghae bertukar nomor ponsel sudah beredar. Tapi ada satu berita lagi sebelum foto itu muncul. Berita tentang dia dan Donghae yang menjadi pengiring pengantin tadi sore dengan judul “Congratulations Donghae”.

Mwooooooooo??????” seandainya ada orang yang tinggal dengan Jullie sekarang, pasti orang itu sudah terkena serangan jantung. Jika bisa diukur, suara Jullie mungkin sudah mencapai oktaf tertinggi. Tiba-tiba…

Dddrrrtttt..ddrrttt…

Ponselnya bergetar. Dia membaca pesan yang masuk.

From : My Sendy

Aku tau saat ini kau sedang membaca berita di internet tentang kau dan Donghae. Jangan langsung terpancing. Baca dulu isinya. See U tomorrow..

Jullie tersenyum melihat pesan dari Sendy. Sahabatnya itu memang selalu hadir disaat-saat yang bahkan tak pernah dia duga sekalipun. Jullie menatap layar komputer dan membaca seluruh isi berita yang ada. Akhirnya Jullie tersenyum lega. Ternyata mereka menulis dengan judul seperti itu karena selama ini Donghae tidak pernah terlihat dengan seorang gadis, dan ini kali pertama dia berjalan beriringan dengan gadis dan tentu saja judul seperti itu dibuat supaya para pembaca menjadi penasaran. Dasar wartawan.

Dddrrrttt….ddrrrtttt…

Ponsel Jullie bergetar lagi. Tapi ini bukan dari Sendy.

From : Donghae Oppa

Sampaikan salamku pada Jihae…

Reply

Ne, Jihae pasti akan senang mendengarnya. Gamsahamnida

From : Donghae Oppa

Tolong jaga Jihae dengan baik…

Reply

Geurom…

Pipi Jullie memanas dan tersipu. Tapi dia langsung menggelengkan kepalanya. “Jullie kau ini kenapa, dia itu hanya menitipkan salam pada Jihae.” Jullie mendengar suara hatinya sendiri dan segera beranjak untuk mandi dan beristirahat.

**

Malam ini Jullie menyusuri lorong rumah sakit menuju kamar Jihae. Semua kegiatan Jullie kembali seperti semula, sibuk di rumah sakit serta memberikan perhatian lebih pada Jihae. Semua berita yang menimpa dirinya dan Donghae hilang dengan sendirinya. Sampai saat ini Jullie pun sudah tak berkomunikasi dengan Donghae lagi. Sudah seminggu yang lalu Sendy kembali ke Indonesia. Dia sangat rindu dengan sahabatnya itu walaupun baru beberapa hari yang lalu berpisah. Terbesit ide untuk mengirim pesan pada Sendy. Tapi saat Jullie mengeluarkan ponsel dari jas putih kebesarannya, ada sebuah pesan singkat.

From : Donghae Oppa

Annyeong Jullie-ah.. Apa sekarang kau sibuk?

Jullie tersenyum tersipu mendapat pesan dari Donghae. “Jullie-ah, kau kenapa? Ini kan bukan sesuatu yang istimewa?” Kata Jullie dalam hati. Dia mulai mengetik balasan.

Reply

Tidak Oppa.. Jam dinasku sudah selesai. Ada apa Oppa? Ada yang bisa aku bantu?

From : Donghae Oppa

Aku ingin bertemu Jihae malam ini. Boleh kan?

Reply

Tentu, aku akan menunggu Oppa di kantin saja agar mudah untuk bertemu

From : Donghae Oppa

Baiklah, 15 menit lagi aku akan sampai. Tunggu aku…

Reply :

Ne…

 

Bersambung…*ala sinetron..

Maaf y jadi agak GeJe ceritanya,, mudah2an menghibur..

Ayo readers yang baik hati dan tidak sombong..saya tunggu komennya..^0^

17 thoughts on “My Love Saranghaeyo ~Part 3 (FanFic by Freelance)

    • emank Heechul Oppa lg pngn d gosipin tu ma Sendy..
      *aq juga mau koq d gosipin ma Heechul Oppa,, hahaaa..

      Iya nih Jullie dh mulai kesandung..
      pasti akn saya lnjutkan..

      gomawo dh baca n ninggalin komen..^^

  1. Buat author diriku tadi lupa nulisin kalo tulisan ini udah diriku edit jadi kalo ngerasa ada yang berbeda dengan tulisannya, itu semua diriku oknumnya hehehehe

    Well karena diriku sedang memerangi yang namanya silent reader, maka diriku pun harus memberikan contoh dengan meninggalkan komen disini hehehehe

    Jadi Jullie teriak di part sebelumnya itu karena dia kaget difotoin ma wartawan?? Ya Tuhan dikira kenapa hahahahaha

    Diriku masih punya tanda tanya gede yang sampe saat ini masih belum ada jawabannya, tanda tanya itu adalah kenapa sampe sekarang ngga pernah ada penjelasan tentang alesan kenapa Donghae ngga pernah mau deket sama cewe??hehehehe mungkin author sengaja yah bikin reader pada penasaran sampe di 3 part gini :p

    Jullie, sepertinya dirimu sudah tidak sanggup lagi yah menolak pesonanya Donghae hahahaha ya iyalah secara manusia itu kan paling tempting deh :p

    Ya Tuhan, sepertinya diriku sudah terlalu banyak ngoceh disini, diriku tunggu lanjutannya aja deh

    • saya sdh menemukan yg d edit justru lbih bagus..heee..
      *itulah gunanya d edit

      alasan Donghae anti sama cwek bakal d jelasin d part selanjutnya..tunggu momen yg pas dulu..

      saya jg gak bs nolak pesonanya Donghae,,wkkwkkk
      *gak penting..

      thanx y na dh d posting + komen jga..^0^

  2. aaaaaaaaaaaaa… lagi lagi lagi lagi…. bagai mana klo 2 part jadi 1 part… kan panjang tuh… *wkkkkkkk*

    hae.. entah mengapa sejak warna rmbtnya tak lagi hitam… agak tak menyukainya… *juliee tolong bilangin ke hae suruh ganti warna rambut*

    oiya juliee sih jd dokter apa?? kok dia dinesnya malem mulu? ngga buka praktek ya? *gaje nih*

    • mksudx 2 part jd 1 part gmna eonnie…??
      *lg gak connect nih..hee..

      saya jg suka hae klo rmbutnya hitam..
      *baiklah,, saya akan bilang k hae buat hitamin rambutnya lagii..^^

      Jullie itu msh dokter muda eonn (co-ass), jd blm bs buka praktek. sdh d jelasin d part 2 bhwa Jullie hmpir setiap malam brda d RS utk menemani Jihae wlwpn dia gak ada jdwl dinas malam

      makasih eonnie dh baca n komen..^^

  3. reader: eh2, mbak jullie ada yang jatuh tuh..

    jullie: eh, apa? mana?

    reader: tuh, hatinya jatuh, hehe..

  4. huks! kenapa ya nampyeong-ku 2-2nya muncul disini..
    hmm.. sepertinya duaniaku mulai tak aman ini, hahahahahahah..

    btw, masukan aja, setau ak, kl bentuk sapaan dengan akhiran -ah itu dipake kalo namanya diakhiri dengan konsonan seperti heechul-ah, hyorin-ah, etc.. sedangkan akhiran -ya dipake di akhir nama yg berakhiran vokal spt minwha-ya, teuki-ya, donghae-ya, etc..

    keep up the good work!🙂

    • saya nitip jitak reader aja eonn,, biar gak kena marah..
      hohooo…

      mian, klo nampyeong eonni 22nya ada d sini,, soalnya yg terpikirkn cm mreka b’2 sch..
      *d jitak ELF lain..

      makasih buat masukannya,, sangat bermanfaat..
      baiklah,,akn saya perbaiki d part selanjutnya…
      gomawo..^^

  5. aghhh kurang penasaran endingnya!
    maksudnya kurang bnyak gtu!hehehehehe

    kyaknya wartawan sukses bkin suara Jullie biz!
    2 x dia teriak, yg p1 dia dfoto tnpa izin,yg k2 dia ada dbrta “congratulations Donghae”.
    biz teriak jd senyum2 trs nih!!!!
    maklum lg falling in love with Donghae!.kekekkeke

    dtggu next part!!

    • annyeong dwi..
      suka yg bikin penasaran y..hohoo..

      saya jg bingung wktu bkin ending part ini gimana, alhasil kyk gni dch..

      gomawo dh baca n ninggalin komen..^^

  6. Ternyata oh ternyata..wartawanlah yg bkn Jullie kya gitu,aq kira ada apa,hohoho!
    Donghae Oppa mu nemuin Jihae dpt bonus ketemu ma Jullie jg,asik ni…malam” pula.Tau ja klo RS pas malam kan sepi tuh,yah..bisalah wat nyolong” waktu wat berduaan..ehem ehem…
    Sang cupid kayanya lagi wara-wiri deket Jullie ma Donghae…lansung tembak aja tuh panahnya,udah tepat sasaran qo,hahaha!

    Okelah Eonn,aq tunngu lanjutannya ya..🙂

    • hheeehee…
      *jgn pikir yg aneh2 lho y…
      Donghae mau ktemu Jihae malam2 cz dia cm punya wktu pas malam aja..

      kayakx readers dh pd bs nebak y endingnya kyk gimana…
      hhhmmm…*berpikir keras..
      next partx msh dlm proses..

      gomawo dh baca + ninggalin komen..

  7. hehe, lagi2 saya mengatakan kalo komen saya telaaaat banget…
    eh, Mba Jullie ga bisa nolak pesonanya Donghae nih yaa..
    wkwkwk
    itu yg dateng jengukin Jihae cuman Donghae doang ya? sekalian nglakuin aksi pedekate ke Jullie.. hehe
    Lanjutannya ditunggu onn😀

  8. biar telat asal slamat..*gak nyambung yach..

    iya, Jullie aja gak bs nolak pesonanya Donghae apalagi saya…hohoo..

    yang datang jengukin Jihae ada d part selanjutnya koq,
    next partx dh hampir slsai..

    gomawo vie dh baca + ninggalin komen,, hee…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s