My Love, Saranghaeyo ~Part 2 (FanFic by Freelance)

My Love, Saranghaeyo ~ Part 2

Annyeong..saya kembali lagi. Maaf klo part~2 ini munculnya agak lama krna aktifitas yang menguras tenaga dan pikiran. Biasanya klo udh gini, nyari 3 huruf (i-d-e) aja susah….
Makasih utk komen2 di part sebelumnya..
Untuk part ini jangan lupa di komen jg y..:) klo perlu ada kritik & sarannya spya saya jd tambah semangat..hee.. Langsung aja ke TKP..

***

Taxi yang ditumpangi Jullie masuk ke area Asan Medical Center tempatnya menuntut ilmu untuk melengkapi gelar dokternya karena AMC memang dikenal sebagai salah satu Rumah Sakit di Seoul yang bekerja sama dengan berbagai Fak. Kedokteran ternama di seluruh penjuru dunia. *sok tau..

Sudah menjadi jadwal rutin Jullie hadir setiap malam di Rumah Sakit ini. Bukan karena tugasnya sebagai seorang dokter muda melainkan sudah menjadi kebiasaannya mengunjungi seorang “pria” yang sangat ia sayangi. Setelah menyapa beberapa petugas kesehatan yang kebetulan berpas-pasan dengannya, Jullie langsung menuju lantai 5 dan beberapa saat kemudian ia sudah berada di depan sebuah kamar inap mewah dan eksklusif. Ia berhati-hati membuka pintu kamar dan melongokan kepalanya terlebih dahulu karena khawatir akan mengganggu penghuni kamar itu.

Di dalam kamar, tampak seorang anak laki-laki sedang asyik membaca sebuah buku di atas tempat tidur tanpa menyadari kedatangan Jullie. Begitu Jullie masuk, bocah itu terlihat sangat senang. Dia adalah Shin JiHae. Seorang anak berumur 5 tahun yang sedang menjalani Kemoterapi karena penyakit Leukimia.

“JiHae-ya..annyeong. Kau belum tidur? Ini sudah malam.” Tanya Jullie sambil berjalan menuju tempat tidur JiHae.

“Nunna, kau datang. Kau bilang tidak bisa datang malam ini.”

“Ne. Tapi aku bisa menemuimu sekarang.” Jawab Jullie lembut sambil membelai kepala JiHae karena JiHae sudah tidak punya rambut lagi. Kemoterapi yang dijalaninya selama 1 tahun ini bukan hanya “memakan” sel-sel kanker tapi juga sel-sel hidup yang akhirnya membuat JiHae berkepala plontos.

“Apa yang sedang kau baca?” Jullie memperhatikan buku yang sedang dibaca JiHae.

“Ini adalah buku Super Junior (biografi Super Junior). Super Juni-oyeyo.” JiHae menirukan slogan Super Junior dengan menunjukan 5 jari ke arah depan. Jullie hanya tersenyum melihat tingkah bocah itu.

Setiap hari jika ada waktu senggang di antara kesibukan Jullie di Rumah Sakit, Ia selalu menjenguk JiHae. Bahkan setiap malam Jullie selalu menyempatkan diri mengunjungi JiHae sebelum dia tidur. Entah kenapa Jullie sangat menyayanginya. Mungkin karena JiHae tidak memiliki orang tua lagi dan dia hanya punya serang kakek yang sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga sang kakek pun jarang mengunjunginya. Kakeknya hanya meminta kepada pihak Rumah Sakit untuk memberikan pelayanan maksimal pada JiHae agar dia merasa nyaman termasuk memberikan fasilitas kamar paling mewah.

JiHae jarang punya teman karena “kesendiriannya” di kamar mewah itu. Dulu Jullie dengan dibantu pihak RS pernah menyarankan kepada kakek JiHae agar JiHae dipindahkan di bangsal dan bergabung dengan pasien anak lainnya supaya JiHae punya teman dan bisa bergaul. Tapi kakek JiHae menolak dengan alasan Ia ingin JiHae mendapatkan pelayanan terbaik. Akhirnya pihak RS pun tidak bisa berbuat apa-apa.

Motivasi terbesar JiHae adalah Super Junior. Setiap hari dia mendengarkan lagu-lagu Super Junior. Semua album lengkap SuJu sudah JiHae miliki. Pantas saja Jullie seperti pernah melihat SuJu ketika mereka bertemu di acara makan malam tadi. Ternyata gambar mereka ada di cover CD yang di putar JiHae setiap hari. Walaupun SuJu adalah artis favorit JiHae tapi Jullie tidak behitu mengenal SuJu.

“Nunna, aku ingin bertemu dengan Super Junior. Apakah aku bisa bertemu mereka?” tanya Jihae tiba-tiba.

“Kalau Super Junior tahu mereka punya fans sepertimu, mereka pasti senang bertemu denganmu. Sekarang tidurlah.” Jullie menjawab dengan bijak sambil membetulkan selimut JiHae.

“Baiklah Nunna. Aku akan bermimpi bertemu dengan Super Junior.”

“Kalau kau bertemu dengan mereka dalam mimpimu, sampaikan salamku pada mereka. Selamat tidur JiHae.”

JiHae hanya tersenyum dan mengangguk polos.

**

Pagi ini di dorm SuJu menjadi ramai. Semua member menghebohkan siapa yang akan menjadi pasangan pengiring pengantin Park SungJu dan Inn Nha. Heechul sudah menegaskan dari awal bahwa dialah yang akan menjadi pasangan Sendy dan tidak ada yang boleh mengganggu gugat. Tapi yang menjadi pasangan Jullie masih menjadi tanda tanya.

“Ayo sekarang putuskan saja siapa yang akan menjadi pasangan Jullie. Daritadi kalian hanya ribut tapi sampai sekarang belum ada keputusan.” Ujar sang leader Leeteuk.

“Kalau kaliah masih belum ada yang bersedia, aku yang akan menjadi pasangan Jullie.” Leeteuk menambahkan.

“Aku bersedia hyung. Tapi masalahnya nanti sore aku ada jadwal pemotretan bersama Yesung hyung. Jadi aku tidak bisa karena latihannya kan nanti sore.” Ryeowook langsung menjawab.

“Baiklah, begini saja. Siapa yang tidak punya jadwal nanti sore dia yang akan menjadi pasangan Jullie. Bagaimana?” Usul Leeteuk.

“Setahuku, jadwal Donghae free sore ini sampai malam. Jadi aku rasa, Donghae saja yang menjadi pasangan Jullie.” Ungkap Heechul.

“Sore ini aku juga free. Aku bersedia menjadi pasangan Jullie Nunna” tiba-tiba Kyuhyun muncul dari arah dapur.

“Lagipula Jullie Nunna sangat cantik. Siapapun tidak akan menolak menjadi pendampingnya.” Lanjut kyuhyun.

“Kyuhyun-ah, biar Donghae saja. Kau lupa ya? Bukankan kau ingin menemui Nunnamu yang baru datang dari luar negeri?”. Kata Heechul sambil mengedipkan mata pada Kyuhyun. Kyuhyun pun mengerti maksud Heechul.

“Ohh..Ne. aku lupa. Baiklah, Donghae hyung saja kalau begitu.”

“Yaaakk..kenapa kalian membicarakanku seolah-olah aku tidak ada disini? Kenapa kalian langsung mengatakan bahwa aku yang akan menjadi pendamping di pernihakan SungJu hyung tanpa bertanya padaku? Aku punya hak untuk mengeluarkan pendapat..” Donghae mulai mengomel gak jelas. Tapi Heechul dan Kyuhyun seolah tidak mendengar omelannya dan malah asyik bermain PS.

“Hyung,, Kyu,, kalian berdua mendengarku atau tidak..?” Donghae jadi sedikit jengkel dengan 2 evil di depannya.

“Kau ini berisik sekali. Sudahlah, nanti sore kita berangkat sama-sama ke gedung pernikahan.” Jawab Heechul tanpa menoleh ke arah Donghae, matanya tetap fokus pada PS di depannya.

Kyuhyun hanya tertawa tanpa suara melihat Donghae yang terlihat sedikit jengkel berjalan masuk ke kamarnya.

“Hae, kau ini kenapa? Menjadi pendamping SungJu hyung saja kau permasalahkan.” Tanya Eunhyuk yang sedang bersiap-siap untuk jadwal wawancara pagi ini.

“Tidak apa-apa, hanya saja aku merasa sedikit aneh berjalan beriringan dengan seorang wanita pada saat acara pernikahan. Aku belum pernah melakukannya. Apalagi wanita itu belum aku kenal.”

“Bukankah kemarin kita sudah berkenalan?” Tanya Eunhyuk.

“Aku tidak sempat berkenalan dengannya. Dia datang terlambat dan pulang paling cepat. Seperti terburu-buru.”

“Pada saat latihan nanti kau bisa mengenalnya lebih dekat. Kalau dilihat sekilas Jullie orangnya ramah. Itu terbukti karena dia terlihat akrab dengan Wookie padahal mereka baru bertemu.” Kata Eunhyuk sambil meninggalkan kamar karena sudah terdengar suara Ryeowook yang memanggil mereka untuk sarapan.

**

Sore hari di gedung pernikahan..

SungJu terlihat sedang mendiskusikan sesuatu dengan beberapa orang, mungkin EO yang menangani acara ini. Sementara Inn Nha, Jullie dan Sendy berjalan-jalan sambil melihat-lihat ruangan gedung pernikahan yang disulap menjadi warna biru langit dan putih. Perpaduan warna yang sangat indah.

“Hey, kalian berdua kapan akan menyusulku? Jangan terlalu fokus dengan pekerjaan. Pikirkanlah tentang diri kalian. Aku sampai lupa kapan terakhir kali kalian berdua punya pacar.” Tanya Inn Nha pada 2 adiknya itu.

“Oenni…” potong Sendy. “Sudahlah.. jangan bahas itu sekarang. Ayo kita ke tempat latihan mungkin yang lainnya sudah datang.” Lanjut Sendy sambil berjalan meninggalkan Inn Nha dan Jullie.

“Oenni, aku sangat bahagia atas pernikahanmu. Setelah menikah cepatlah berikan kami keponakan.” Goda Jullie pada Inn Nha.

“Kau ini penyayang anak kecil. Seharusnya kau yang cepat punya anak agar bisa menjadi ibu yang baik.”

“Aku saja belum punya suami Oenni, mana mungkin punya anak.” Jullie membela diri.

“Hey, pacar dulu baru suami. Hmmm… Bagaimana kalau aku meminta SungJu oppa untuk menjodohkanmu dengan salah satu anggota SuJu? Mereka lumayan tampan kan?”

“Oenni, aku tidak mau punya pacar seorang artis. Lagipula aku dengar sebuah grup itu punya fans fanatik yang tidak segan-segan berbuat kasar pada seseorang yang sedang dekat dengan idolanya”

“Mereka tidak seperti itu. ELF itu orang-orang yang baik. Kau tidak usah khawatir.”

“Kenapa Oenni berbicara seolah-olah aku sudah menjadi pacar salah satu dari mereka? Oenni tenang saja, aku masih ingin bersenang-senang dan bebas. Jadi tidak mungkin aku menjadi pacar seorang artis. Lagipula mana ada artis yang mau denganku?”

“Jullie-ah, kau tidak boleh berkata seperti itu. Bisa-bisa kau punya pacar artis nantinya. Dan kau harus terima konsekuensinya. Lagipula kau ini cantik. Pasti banyak pria yang menyukaimu.”

“Oenni…sudahlah. Dari tadi Oenni hanya menceramahiku dan Sendy. Lihat, Sendy sudah pergi meninggalkan kita gara-gara Oenni terus saja membicarakan tentang pacar.” Jullie mulai mengeluh dengan raut wajah cemberut.

“Iya iya..maaf. ayo kita susul Sendy.” Inn Nha mengajak Sendy yang ternyata sudah bersama SungJu, Donghae, dan Heechul.

**

Heechul dan Donghae tiba di ruangan gedung pernikahan yang sudah di desain sedemikian rupa. Perpaduan warna biru langit dan putih memberikan kesan hangat. Ternyata disana sudah ada manager mereka, Park SungJu dan juga Sendy yang tengah asyik mengobrol. Heechul dan Donghae langsung menghampiri mereka.

“Annyeong hyung, annyeong Sendy.” Sapa Heechul terleih dahulu dan di ikuti oleh Donghae.

“Annyeong oppa..” Sendy balas menyapa.

“Annyeong, oh ternyata kalian berdua yang akan menjadi pengiringku?” Tanya SungJu.

“Benar hyung, aku akan menjadi pasangan Sendy dan Donghae dengan Jullie.” Jawab Heechul.

“Baiklah kalau begitu. Kita langsung latihan saja.” Kata SungJu.

“Tapi dimana yang lainnya?” Tanya Donghae karena dia tidak meliha Jullie dan Inn Nha.

“Oh itu mereka.” Kata Sendy sambil menunjuk ke arah pintu ruangan yang lainnya. Terlihat Jullie dan Inn Nha seperti sedang mendiskusikan sesuatu tetapi diskusinya langsung dihentikan begitu melihat yang lainnya sudah berkumpul.

“Kalian darimana saja? Ayo sekarang kita latihan. Musik pengiring sudah siap.” Perintah SungJu begitu Jullie dan Inn Nha tepat di hadapan mereka.

“Annyeong Nunna., annyeong Jullie. Tadi malam kita belum sempat berkenalan. Aku Heechul.” Kata Heechul pada Jullie.

“Annyeong oppa. Aku sudah tau nama kalian semua. Ryeowook sudah menjelakan padaku. Apakah oppa yang menjadi pasanganku?”Tanya Jullie pada Heechul.

“Bukan aku tapi Donghae.” Kata Heechul sambil menunjuk Donghae.

“Annyeong Jullie. Senang berkenalan denganmu.” Sapa Donghae.

“Annyeong oppa. Semoga kita bisa menjadi pasangan yang kompak.” Kata Jullie sambil tersenyum.

“Ne.” Jawab Donghae.

“Ayo sudah cukup perkenalannya. Mulai atur posisi.” SungJu mulai memberi intruksi.
“Di barisan paling depan Heechul dan Sendy, kemudian di barisan kedua Donghae dan Jullie, baru sang pengantin. Ok?”

“Ok.” Semua menjawab serempak.

Acara latihan berlangsung singkat. Hanya sekitar 10 menit. Setelah acara latihan selesai, SungJu dan Inn Nha langsung berkordinasi dengan pihak EO, sedangkan Heechul sudah asyik mengobrol dengan Sendy, akhirnya Donghae dan Jullie harus ngobrol berdua karena pada saat Donghae dan Jullie ingin bergabung dengan Sendy dan Heechul, Heechul memberi isyarat pada Donghae untuk menjauh.

“Jullie-shi, aku dengar kau baru setahun di Korea. Apa kau betah disini?” Tanya Donghae ketika berjalan bersama Jullie sambil melihat-lihat.

“Aku suka Korea. Orang-orang disini ramah-ramah, mengingatkanku pada Indonesia. Aku suka budaya Korea yang sopan. Itulah kenapa aku ingin sekolah disini. Apakah oppa belum pernah ke Indonesia?”

“Dari dulu kami ingin pergi ke sana. Tetapi belum ada kesempatan. Nama Indonesia sudah tak asing lagi bagi kami. Setiap kami konser di negara manapun pasti ada fans dari Indonesia yang datang. Kami ingin menyapa fans kami disana, itu semua masih diusahakan.”

“Kalau kalian ke Indonesia, kalian harus mencoba makanannya. Dijamin bakal ketagihan. Hehee…” Jullie senang setiap kali bisa memperkenalkan Indonesia pada siapapun.

“Baiklah, aku janji akan mencobanya.” Ucap Donghae.

“Benarkah? Gomawo oppa..” Kata Jullie dengan ekspresi bahagia.

Setelah itu Jullie dan Sendy berpamitan terlebih dahulu karena mereka ingin membeli beberapa keperluan.

**

Hari sudah gelap ketika Donghae dan Heechul tiba di dorm. Tadi setelah selesai latihan mereka berdua ikut SungJu ke salah satu butik langganan mereka untuk mengambil setelan jas yang akan digunakan pada saat hari pernikahan.

“Hyung, bagaimana latihannya tadi?” Tanya Sungmin begitu melihat Donghae dan Heechul pulang dengan membawa masing-masing setelan jas.

“Latihannya lancar. Bahkan bisa dibilang sangat lancar. Itu karena semua pasangan sangat kompak. Benar kan Hae?”

“Hyung, kau ini berlebihan. Kita itu hanya berjalan bersama sekitar 3 menit. Itu kan tidak sulit.” Jawab Donghae sambil mencari-cari makanan di kulkas.

“Tapi aku sangat menikmatinya. Sendy itu ternyata sangat cantik. Hae, tadi kau juga terlihat asyik mengobrol dengan Jullie. Bagaimana menurutmu?” Tanya Heechul yang sudah ikut mengobrak-abrik isi kulkas.

“Apanya yang menurutku? Tadi aku mengobrol berdua dengan Jullie karena kau yang mengusirku hyung.” Jawab Donghae datar. Selanjutnya seperti biasa, seisi dorm mulai berdebat masalah Donghae dengan sifatnya yang selalu menjaga jarak dengan wanita.

**

Di sebuah pusat perbelanjaan, Jullie dan Sendy tengah asyik mencoba sepatu untuk mereka gunakan di acara pernikahan.

“Ya Tuhan.” Jullie baru sadar.

“Ada apa?” Sendy langsung terlihat panik.

“Pada saat kita latihan tadi aku sudah berencana akan menceritakan tentang JiHae pada Donghae oppa. JiHae sangat ingin bertemu dengan SuJu. Tapi setelah itu aku lupa memberitahunya, padahal tadi kami sempat mengobrol bersama.”

“Oww..pada saat acara pernikahan saja kau memberitahukannya. Kalian bicara tentang apa tadi? Sepertinya seru.”

“Aku menceritakan tentang Indonesia, negara kita tercinta.” Jawab Jullie bangga. “Kau dengan Heechul oppa bicara tentang apa?”

“Sedikit tentang pekerjaanku. Setelah itu, dia terus yang berbicara tanpa jeda. Aku heran, koq ada orang yang berbicara terus menerus tanpa lelah. Aku hanya mendengarkan saja.”

“Itu artinya, Heechul oppa merasa nyaman berbicara denganmu. Kau kan pendengar yang baik.” Jullie memuji sahabatnya itu karena Sendy memang seorang pendengar yang baik. Semua mengakui itu termasuk Inn Nha.

**

Hari pernikahan..

Ruangan yang disulap menjadi warna biru langit & putih itu sudah didatangi beberapa undangan yang menghadiri acara pernikahan. Tidak banyak orang yang hadir pada sore itu karena memang disengaja pada saat mengucapkan janji setia hanya mengundang keluarga dan kerabat saja. Nanti malam baru akan diadakan resepsi dan semua rekan dan teman-teman dari kedua mempelai diundang.

Diruang ganti sudah ada SungJu, Donghae, dan Heechul yang sudah siap dan sedang menunggu kedatangan para wanita. 5 menit kemudian, mereka pun tiba. Para pengiring berkumpul terlebih dahulu di ruang ganti sementara Inn Nha masih bersiap-siap sambil memperbaiki gaun pengantinnya dan SungJu sudah bersiap-siap di ruangan bersama para tamu.

Pada saat Jullie dan Sendy masuk ke ruang ganti, Donghae memandang Jullie tanpa berkedip. Bagaimana tidak, Jullie terlihat sangat cantik. Padahal pengiring wanita hanya mengenakan gaun putih polos sebatas lutut.

“Annyeong haseyo.” Jullie dan Sendy menyapa Donghae dan Heechul

“Annyeong haseyo..waahh..kalian berdua sangat cantik hari ini.” Kegenitan Heechul muncul lagi.

“Gomawo oppa. Ayo sekarang kita bersiap-siap. Acara akan segera dimulai.” Kata Sendy.

“Ne.” Jawab yang lainnya.

Semua mengatur posisi masing-masing. Dibarisan depan ada Heechul dan Sendy, barisan kedua Donghae dan Jullie, setelah itu Inn Nha dan ayahnya. Inn Nha sangat cantik menggunakan gaun putih dengan ekor gaun yang sangat panjang. Para wanita menggandeng tangan sang pria. Semua berjalan mulus. Semua yang hadir pada acara itu menjadi terpesona. Bahkan ada yang berbisik pada orang yang ada di sebelahnya, “Aku seperti melihat 3 pasangan yang akan menikah.” Dan orang disebelahnya mengangguk setuju. Sampai-sampai ada beberapa orang yang mengambil gambar mereka. Janji sehidup semati sudah diucapkan oleh Inn Nha dan SungJu.

Setelah itu semua bersiap-siap untuk resepsi malam nanti. Jullie dan Sendy menyempatkan diri pulang ke apartemen Jullie sebelum hadir di resepsi tersebut karena baju yang akan mereka kenakan masih ada di apartemen. Donghae dan Heechul juga pulang ke dorm dan nanti akan berangkat bersama-sama dengan member yang lain. Inn Nha dan SungJu bersiap-siap di kamar hotel yang sudah dipesan sebelumnya karena resepsi akan diselenggarakan disebuah hotel mewah.

Acara resepsi sangat meriah. Banyak artis yang datang terutama artis-artis dari SM Entertainment. Jullie dan Sendy sudah hadir terlebih dahulu. Beberapa saat kemudian Super Junior datang. Melihat banyak rekan-rekan artis ada disitu, semua berbaur dengan yang lain. Heechul menarik tangan Donghae untuk berjalan mendekati Jullie dan Sendy. Donghae tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menurut saja. Ketika mereka berempat sudah bersama, Heechul langsung mengajak Sendy mengambil minuman di meja yang kebetulan tidak jauh dari arah mereka dan meninggalkan Donghae dan Jullie.

“Sendy-ah, kapan kau akan kembali ke Indonesia?” Tanya Heechul ketika mereka sedang mengambil minuman bersama.

“Aku diberi cuti 1 minggu. Karena kedudukanku sudah senior, tidak masalah jika aku mengambil cuti panjang. Sekarang ini banyak pramugari baru yang sedang bertugas penuh. Jadi aku tidak perlu khawatir.”

“Berarti kau masih punya waktu beberapa hari disini?”

“Benar. Aku masih ingin berkeliling kota Seoul bersama Jullie.”

Ketika mereka hendak bergabung bersama Donghae dan Jullie, tiba-tiba..

“YAAAKKK..APA YANG KAU LAKUKAN..??” Suara Jullie meninggi.

***

Sampe disini dulu y..
Ayo-ayo komennya di obral..heee…

author: rryetuk

22 thoughts on “My Love, Saranghaeyo ~Part 2 (FanFic by Freelance)

  1. Okay, berhubung diriku yang memposting jadi diriku mau jadi orang pertama yang ninggalin komen disini hehehehehe…

    Pertama aku masih nemuin typo gtu sie disini, tapi ngga masalah, aku juga sering banget kok typo hehehehehe

    Ehm, sepertinya itu para member setuju yah buat jodohin Donghae sama Jullie hahahahaha dan sepertinya Donghae punya trauma berhubungan sama cewe deh…

    Ow yah sebenernya penulisan romanisasi Onnie itu yang bener Eonni karena hangeulnya 언니 gtu dan huruf 어 itu dibacanya ‘Eo’ bukan ‘Oe’ *padahal author juga sering bgt nulisnya jadi Onnie aja* hehehehe

    See…sepertinya beberapa FF yang ada disini pasti bersambungnya dibagian yang bikin penasaran….asli penasaran itu Jullie teriaknya karena apaan??? big question mark muncul gini hahahahaha

    Dah ah aku tunggu lanjutannya aja yah ^^

    • waaahhh..gomawo ats masukannya (manggilx Eonni ato chingu y..? b’hubung umur sya cm beda bbrapa hari dgn Ryeowook, hee..)

      pdhal sblm d kirim sdh d baca berulang X n d edit, trnyata msh ada typo jg.. pngn coba jd editor trnyata gak gampang..akan saya perbaiki..

      gomawo..^0^

  2. karna aku yg posting part1, walaupun aku ga suka yg bersambung, tetep aku baca ampe beres dan bikin penasaran, akhirnya part2 keluar juga… HOREEEEE….
    walaupun dari awal udah ketebak kalo ntar Donghae bakal jadian ama Jullie, tapi aku penasaran gimana jalan ceritanya, hohoho..
    segera ya part3 ^^
    @nana:
    kalo pas baca nemu typo tolong sekalian di edit langsung aja ya na sebelum diposting buat ff berikutnya.. Aku ga ngerti typo2an, yg penting enak dibaca, ohohoho.. kalo dipikir2 nama member suju aja kalo dicocokin ma hangeul hampir semua typo, hohoho.. Seongmin harusnya, bukan Sungmin, hahahaha

    • Ow okay2 Onnie, nanti semua FF yg masuk ke email na2 edit dlu deh hehehehe…

      iya nie Onnie, romanisasi hangeul mang beda2 jadi nama member suju jg jd aneh hehehehe :p

    • makasih eonni dh baca berulang kali buat nyari typo doank, wkekeke…
      kalo saya msh blm tau bnyak tntg kosakata bhasa korea apalgi hangeul..lihat aja dh pusing duluan
      *mkax d FF ini jarang ada kosakata bahasa korea, heee..

      part 3 nya msh dalam proses..d tunggu aja..^^

  3. fiuh,lanjutannya muncul jg.

    bener kata Na2 Eonni,masih ada beberapa typo. tp yg paling menarik perhatianku *jiahh* kata ‘berpas-pasan’ maksudnya mungkin ‘berpapasan’? karena arti kedua kata itu sepertinya agak beda.hehe

    pada kompak ya ngejodoh2in Donghae sama Jullie. Heecul Oppa jg getol bgt ngedeketin Sendy.

    untuk bagian akhirnya Jullie neriakin Sendy sm Heecul Oppa ya? EMANG MEREKA NGAPAIN???

    ditunggu kelanjutannya ya^^
    semangat!! 🙂

    • senang dch klo bnyak yg ngoreksi tulisan saya..
      itu tandax para author ato reader d sini peduli satu sama lain..
      saya yg lg kena Tension headache (sakit kpla krna stres, tegang, capek, + emosi tingkat tinggi) sepulang dr kampus lgsg semangat n jd rileks pas lihat komen2 d sini, hee..
      *koq malah curhat sch..*abaikan saja..

      part selanjutnya d tunggu aja y..
      gomawo..^^

  4. Hohohoho aku jg g ngerti typo pa..
    Yg pnting pas bca nyambung smbil ngayal..hahahaha

    2 evil memang kompak ye!!
    Aku kira msh lanjut,eh bersambung toh!
    Aggghhh Julie n Donghae lg ngapai tuh?????*penasaran*

    • whahaahaa…chingu sm dgn saya, klo baca sesuatu gak afdol klo g smbil mnghayal..wkwkkkk..

      memang sengaja d buat penasaran biar lanjutanx d tunggu..hohooo..

      gomawo dh baca + komen..^^

  5. Ah,Donghae Oppa pake malu” segala ni,padahal pas liat Jullie matanya lgsg ga ngedip”,awas Oppa tar kelilipan tuh!heeee!
    2 evil lg kompak ni wat deketin Donghae ma Jullie,seneng deh liatnya.
    Eh,Jullie ma Donghae lg apa tuh?wah,jgn” matanya Donghae ga bisa kedip tuh,trus Jullienya panik.Kan tadi ja pas liat Jullie pakai gaun putih polos udh terpesona gitu,pasti skrg Jullie pas ganti gaun pesta mkn cantik aja,jadi mkn terpesona deh Donghaenya..*reader ngarang,kebanyakan ngayal,hus hus hus*

    Di tunggu part selanjutnya ya Eonni…

    • gpp koq klo mau ngarang sendiri..
      sp tau jd inspirasi buat sya utk part selanjutnya..
      hahahaaaa…
      gomawo dh baca n komen..^^

  6. aduh2.. heenim ga evil ko.. kyu tuh yg evil *tunjuk kyu* hihihihihihihi..

    hmm.. saranku disini, selain typo, kyknya author hrs lebih banyak belajar lg soal romanisasi hangeul sama aturan tata bahasa, semuanya supaya tulisan author makin rapi dan enak dibaca.
    ayo, semangat nulis lanjutannya ya🙂

    • gomawo atas masukanx..
      *nunduk 90 derajat..
      saya baru suka Kpop ne jd blm tau banyak tntg hangeul..hee..
      mian klo bacax jd kurang mnyenangkn gara2 banyak typo.
      saya semngat nulis lanjutanx,, tp blm slsai smpe skrng..
      Fighting…!!!

  7. kyaaa~ telat banget deh ni komen..

    saya ninggalin jejak onn, ga tau mau komen apa..
    komennya di part 3 aja ya.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s