My Love, Saranghaeyo ~Part 1 (FanFic by Freelance)

List karakter

Tokoh utama :
Donghae – member Super Junior
Jullie – dokter muda dari Indonesia

Tokoh pendukung :
Heechul, Kyuhyun, Ryeowook – member Super Junior
Sendy – sahabat Jullie
Inn Nha – kakak Sendy
Park SungJu – manager Super Junior

My Love, Saranghaeyo

*****

Tengah malam di Dorm Super Junior..

“Wookie,,, ayo bangun, buatkan aku makanan, aku lapar skali…”

“Hyung, kau masak sendiri saja. Kulkas baru terisi penuh, jadi semua bahan sudah ada. Aku ngantuk..” kata Ryeowook sambil memalingkan wajah dari hyungnya itu.

Donghae sudah terbiasa membangunkan Ryeowook untuk membuatkan makanan untuknya. Malam ini Donghae pulang larut setelah menghadiri Talk Show di salah satu stasiun televisi. Biasanya Donghae langsung ngambek atau menggoda Ryeowook sampai dia menyerah dan bangun membuatkan makanan ketika Ryeowook menolak membuatkan makanan untuknya di tengah malam seperti ini. Tapi malam ini Donghae berbaik hati membiarkan dongsaengnya itu tidur lagi. Donghae membuka kulkas dan mencari makanan yang bisa langsung disantap tanpa harus memasak. Akhirnya dia menemukan Cup Noodles dan langsung merendamnya dengan air panas. Pada saat menunggu mienya jadi, Donghae teringat pertanyaan yang diajukan MC di Talk Show tadi.

“Donghae-ssi, apa syarat pertama jika ada seorang gadis yang ingin menjadi kekasihmu?”

“Emmmmm… Syarat pertama dia harus mencintaiku apa adanya, bukan karena aku adalah Donghae Super Junior”

“Hyung..!!!” tiba-tiba Kyuhyun sudah ada di belakang Donghae dan membuat Donghae terkejut.

“Yaa..Kyu, kenapa kau suka membuat orang terkejut?” tanya Donghae dengan nada agak kesal.

“Aku sudah memanggil hyung dari tadi, tapi hyung tidak mendengarku karena asik melamun. Hyung, aku tadi melihat acaramu di televisi. Kenapa kau mengatakan seperti itu?”

“Mengatakan apa?” Tanya Donghae pura-pura tidak tahu padahal dia mengerti arah ucapan Kyuhyun.

“Kau bilang gadis yang akan menjadi kekasihmu adalah gadis yang mencintaimu apa adanya dan bukan karena hyung adalah Super Junior. Apakah hyung belum bisa melupakan mantan pacar hyung yang memperlakukan hyung seenaknya..?”

“Kau sudah tau jawabannya, kenapa harus menanyaiku lagi?” jawab Donghae datar sambil menyantap makanan hasil buatannya sendiri (kan tinggal ditambah air panas doank..).

“Coba lupakan hyung, kalau terus seperti ini kapan hyung akan mendapatkan pacar apalagi menikah?”

“Aku tidak akan menikah dalam waktu dekat, jadi kau tenang saja.” Donghae menjawab dengan sedikit ngotot.

“Oh ya, ngomong-ngomong soal menikah, besok SungJu Hyung mengajak kita semua makan malam bersama dengan Inn Nha Nunna dan juga adik-adiknya untuk membicarakan upacara pernikahannya. Aku dengar diantara kita ada yang  akan menjadi pengiring pengantinnya. Jadwal untuk besok malam sudah diatur oleh SungJu hyung, jadi kita semua bisa datang kesana.”

“Baiklah.. Mungkin besok malam kita bisa refreshing karena kahir-akhir ini jadwal kita sangat padat”

“Benar.. Hyung, mie mu sepertinya enak. Aku ingin mencicipinya.”

Kyuhyun meminta mie Donghae karena dari tadi dia melihat Donghae lahap skali.

“Kenapa kau tidak membuatnya sendiri saja?” tanya Donghae

“Tapi aku mau yang ada di tanganmu hyung, ayolah.. Aku mau melanjutkan gameku sekarang.” Kyuhyun sedikit memaksa

“Huuhhftt..baiklah, ini habiskan saja. Aku capek, mau istarahat. Eits, saat kau main game nanti dilarang berteriak di tengah malam.” Donghae sedikit mengancam mengingat kebiasaan Kyuhyun berteriak tengah malam pada saat dia kalah main game.

“Ok hyung…” sahut Kyuhyun sambil terus menikmati ”makanan gratis” dari Donghae.

Keesokan harinya,  jadwalnya Super Junior adalah fanmeeting dengan para ELF yang sudah menunggu berbulan-bulan hanya untuk melihat dan bertemu langsung dengan idolanya itu. Beberapa saat sebelum fanmeeting dimulai, SungJu yang merupakan manajer utama Super Junior datang menemui mereka di ruang ganti.

“Annyeong, sebelum acaranya dimulai aku ingin memberitahukan sesuatu kepada kalian. Nanti malam aku sudah mengosongkan jadwal kalian semua, jadi nanti malam kalian harus bisa datang ke Restoran langganan kita untuk bertemu dengan Inn Nha serta adik-adiknya. Kita akan membahas tentang pengiring pengantin untuk upacara pernikahanku. Ok?” SungJu berbicara agak cepat karena 5 menit lagi acara segera dimulai.

“Hyung, apakah kami semua harus hadir?” Leeteuk bertanya karena dia masih bingung apakah mereka semua akan menjadi pengiring SungJu. Kalau memang begitu betapa panjang pengiring pengantin SungJu nanti.

“Iya, kalian semua harus hadir. Untuk lebih jelasnya kita bicarakan nanti malam. Kita berkumpul tepat jam 8.”

SungJu mengakhiri pengumumannya karena sudah ada aba-aba dari petugas bahwa Fanmeeting segera dimulai.

**

Semua anggota SuJu sudah duduk manis di restoran Jepang kesukaan mereka, tetapi belum ada yang memesan makanan karena mereka masih menunggu yang lain. Ketika mereka asik bercengkerama, SungJu dantang bersama 2 orang wanita cantik. Yang satu sudah dipastikan adalah Inn Nha sedangkan yang satunya adalah adiknya.

“Maaf sudah membuat kalian menunggu, tapi belum terlambat kan?” SungJu langsung menyapa mereka.

“Kami baru saja datang” Leeteuk menjawab

“Annyeong haseyo..” Inn Nha menyapa yang lainnya.

“”Annyeong haseyo Nunna, lama tidak bertemu” Sungmin balas menyapa. Walaupun Inn Nha sudah berpacaran dengan SungJu selama 2 tahun, tetapi Inn Nha jarang bertemu dengan member SuJu. Itu karena SungJu sangat profesional. Dia tidak ingin mencampur adukkan pekerjaan dengan hal-hal pribadi.

“Benar.. Oiya, kenalkan ini adikku namanya Sendy. Dia tinggal di Indonesia, tapi kalian tenang saja, dia lancar berbahasa Korea. Kalian tidak usah memperkenalkan diri satu persatu, dia sudah tau nama kalian semua” Inn Nha memperkenalkan Sendy.

“Annyeong haseya. Senang bertemu dengan kalian semua.” Sapa Sendy ramah.

“Annyeong haseyo” jawab anak-anak SuJu serempak.

“Nunna, tadi SungJu hyung bilang kau akan datang dengan adik-adikmu. Aku pikir adik Nunna lebih dari 1.” Tanya Donghae yang sedari tadi asik memperhatikan Heechul yang duduk persis di sebelahnya. Bagaiman tidak, Heechul terus memandangi Sendy sampai Donghae yang berbicara dengannya pun tidak dihiraukan.

“Ow..adikku ada 2, tapi adik kandungku cuma Sendy. Yang satunya adalah sahabat Sendy dari kecil dan sudah aku anggap seperti adikku sendiri. Namanya Jullie dan dia seumuran dengan Sendy. Kebetulan dia sedang menyelesaikan studinya di Korea jadi dia bisa sebagai penghilang kangenku pada Sendy jika Sendy pulang ke Indonesia.” Inn Nha menjeleskan.

“Sendy sering bolak balik Indonesia Korea ya,,?” Heechul mulai penasaran.

“Aku adalah seorang pramugari dengan rute penerbangan Jakarta-Seoul. Setiap hari aku berangkat dari Jakarta menuju Seoul. Kadang-kadang aku menginap di Seoul. Btw, siapa yang harus aku panggil Oppa di antara kalian? Aku kelahiran 87.” Sendy langsung menanyakan itu karena mengingat di Korea sapaan hormat sangatlah penting.

Heechul langsung menjawab, “Selain Kyuhyun, Ryeowook, Siwon dan Kibum, kau harus memanggil kami semua Oppa.”

Dahi dongahe mengkerut melihat tingkah Heechul, sepertinya Heechul sedang tebar pesona. Melihat tingkah Heechul seperti itu Donghae jadi berpikir, kenapa dia tidak bisa seperti Heechul yang dengan mudah tertarik dengan seorang gadis.

“Hyung, kau jangan macam-macam dengan Sendy karena hyung akan berurusan dengan SungJu hyung. Bisa-bisa hyung tidak akan diberi job lagi.” Kata Kyuhyun. Sontak seisi ruangan tertawa karena di ruangan itu hanya ada mereka saja. SungJu dan Inn Nha memang sengaja memesan ruangan khusus agar mereka bisa lebuh leluasa.

Ketika sedang asik bercengkerama, ada seorang gadis masuk kedalam ruangan. Donghae memperhatikan gadis itu. Dia sangat anggun. Donghae baru ingat, mungkin dia adalah Jullie sahabatnya Sendy. Dia tidak seperti orang Korea pada umumnya karena matanya bulat dan indah.  Tadi Inn Nha Nunna bilang kalau Sendy dan Jullie berasal dari Indonesia. Orang Indonesia memang terkenal dengan matanya yang indah, pikir Donghae.

“Annyeong haseyo..maafkan saya datang terlambat”

Kata gadis itu dan langsung memeluk Sendy dan Inn Nha.

“Gak apa-apa sayang, acaranya belum di mulai. Oiya ini kenalkan calon suamiku Park SungJu, dan ini sahabat-sahabatnya. Kau pasti sudah mengenal mereka” Inn Nha menjelaskan.

Gadis itu diam beberapa saat kemudia kemudian berkata :

“Annyeong haseyo, saya Jullie. Senang berkenalan dengan kalian semua”

“Annyeong haseyo..” jawab semua anggota SuJu serempak.

Ketika Heechul hendak mengatakan sesuatu, SungJu hyung langsung mengisyaratkan bahwa perkenalan lanjutan dilakukan setelah pembicaraan selesai.

“Sekarang kita mulai saja dengan inti dari pertemuan ini. Kalian semua tahu 3 hari lagi aku dan Inn Nha akan melangsungkan upacara pernikahan. Konsep pengiring pengantinnya adalah berpasangan. Jadi akan ada 2 pasangan yang menjadi pengiring. Sendy & Jullie menjadi pengiring wanita, sedangkan yang pria silahkan kalian tentukan sendiri. Tidak mungkin 13 orang yang menjadi pengiring karena wanitanya hanya ada 2. Besok jam 4 kita akan latihan di tempat upacara pernikahan. Jadi pastikan besok sudah ada 2 orang yang bersedia berpasangan dengan Sendy dan Jullie. Ok?”

“Hyung, aku pikir kau bisa menjadi pasangan Sendy. Karena dari tadi aku melihat kau sedang mencari perhatian Sendy.” Bisik Donghae pada Heechul.

“Tentu saja, aku yang akan menjadi pasangan Sendy. Itu adalah salah satu cara untuk bisa lebih dekat dengannya. Heheee.. Bagaimana kalau yang menjadi pasangan Jullie kau saja.”

“Kenapa harus aku? Masih ada 11 orang yang lain yang bisa jadi pasangan Jullie.” Jawab Donghae datar.

“Siapa tau kau bisa tertarik padanya. Dari mulai debut sampai sekarang kau tidak pernah dekat dengan seorang gadis. Jangan terlalu menutup hatimu.” Heechul mulai menceramahi Donghae. Donghae sampai bosan mendengar kata-kata seperti itu. Masalahnya bukan kali ini saja para member SuJu mengatakan hal yang serupa.

Setelah itu mereka mulai memesan makanan. Tanpa Donghae sadari, dia tengah asik memperhatikan Jullie. Gadis itu berbeda, pikir Donghae. Entah mengapa Donghae bisa langsung merasakannya. Donghae melihat Jullie asik bercengkerama dengan Sendy dan juga Ryeowook. Kenapa Ryeowook terlihat akrab dengan Jullie? Bukankah mereka baru saja bertemu? Kelihatannya Ryeowook sedang memperkenalkan anggota SuJu satu persatu. Bagaimana bisa dia tidak mengenali SuJu? Pikir Donghae lagi.

Setelah selesai makan malam, Donghae bangkit dari kursinya dan pergi ke toilet. Pada saat kembali dari toilet, Donghae tidak menemukan Jullie ada di kursinya lagi.

“Hyung, Jullie kemana? Kenapa tidak ada di kursinya?” Donghae bertanya pada Heechul.

Heechul diam beberapa saat dan menatap Donghae.

“Kenapa kau bertanya tentang dia?” Heechul balik bertanya dan tersenyum seperti menggoda Donghae.

“Ah tidak, aku hanya aneh melihat kursi yang kosong padahal tadi terisi penuh. Ternyta itu kursi yang ditempati Jullie.” Jawab Donghae agak tergagap.

Donghae menjadi salah tingkah ketika ditanya Heechul seperti itu. Heechul hanya tersenyum kecil melihat tingkah Donghae.

******

Jullie berlari kecil dari rumah sakit tempatnya bertugas menuju sebuah restoran khas jepang yang berada di tengah kota Seoul. Karena Jullie adalah seorang calon dokter, dia bisa saja menghabiskan seluruh harinya di rumah sakit. Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, dan perutnya sudah keroncongan. Bukan masalah perutnya, tapi sebenarnya Jullie ada janji dengan sahabatnya Sendy & Inn Nha Oenni, kakak Sendy.

Inn Nha Oenni beberapa hari lagi akan menikah. Dan pertemuan malam ini bukan hanya ada mereka bertiga, tetapi dengan calon suami Inn Nha Oenni beserta sahabat-sahabatnya. Kenapa ada pertemuan ini? Ternyata Inn Nha Oenni ingin Jullie dan Sendy menjadi pengiring pengantin dan  berpasangan dengan sahabat-sahabat calon suaminya.

Jullie bersahabat dengan Sendy sejak Sekolah Dasar di Jakarta. Ayah Sendy orang Korea, sedangkan ibunya asli Betawi. Sendy dan Inn Nha Oenny mahir berbahasa Korea, akhirnya Jullie pun ikut-ikutan belajar bahasa yang baginya paling susah cara pengucapannya itu, alhasil setelah lulus SMA Jullie pintar bercuap-cuap menggunakan bahasa Korea. Itulah sebabnya setelah lulus menjadi dokter muda, Jullie mengajukan beasiswa untuk program co-Assisten di Seoul. 5 tahun yang lalu orang tua Sendy bercerai. Sendy tetap tinggal di  Jakarta dan Inn Nha Oenni mengikuti ayahnya kembali ke Korea. Selama Jullie di Korea dia masih bisa bertemu dengan Sendy karena Sendy adalah seorang pramugari senior di salah satu maskapai penerbangan milik pemerintah Indonesia dengan rute Jakarta-Singapura-Seoul. Kadang Sendy menginap di Seoul dan melakukan penerbangan kembali ke Jakarta pagi harinya.

Jullie masuk ke sebuah restoran tepat pukul 8.30 dan merasa bersalah karena terlambat 30 menit dari waktu yang dijanjikan. Pada saat menyebut nama Inn Nha Oennie, pelayan langsug menunjukan sebuah ruangan khusus yang sudah dipenuhi banyak orang. Terdengar suara-suara tertawa dari dalam, tampaknya mereka sedang membicarakan sesuatu yang menyenangkan.

“Annyeong haseyo..maafkan saya datang terlambat”

Jullie langsung memeluk Sendy dan Inn Nha Oenni karena dia rindu dengan mereka. Inn Nha Oenni sudah menganggap Jullie seperti adiknya sendiri selama di Korea.

“Gak apa-apa sayang, acaranya belum di mulai. Oiya ini kenalkan calon suamiku Park SungJu, dan ini sahabat-sahabatnya. Kau pasti sudah mengenal mereka” Inn Nha Oenni menjelaskan.

Ketika hendak memperkenalkan diri pada sahabat-sahabat SungJu Oppa itu, Jullie seperti mengenal mereka. Mungkin pernah melihat mereka tapi Jullie tidak begitu ingat. Melihat alis Jullie yang mengkerut, Inn Nha Oennie berbisik kepada Jullie, “SungJu Oppa adalah manajer Super Junior”

“Oww..ternyata Super Junior.. Aku tidak begitu tahu mereka tapi pernah mendengar bahwa mereka adalah Boyband paling berpengaruh di korea” batin Jullie dalam hati.

“Annyeong haseyo, saya Jullie. Senang berkenalan dengan kalian semua”

“Annyeong haseyo” jawab mereka hampir bersamaan. SungJu Oppa mengisyaratkan perkenalan satu-satu nanti saja karena jumlah mereka yang terlalu banyak.

“Sekarang kita mulai saja dengan inti dari pertemuan ini. Kalian semua tahu 3 hari lagi aku dan Inn Nha akan melangsungkan upacara pernikahan. Konsep pengiring pengantinnya adalah berpasangan. Jadi akan ada 2 pasangan yang menjadi pengiring. Sendy & Jullie menjadi pengiring wanita, sedangkan yang pria silahkan kalian tentukan sendiri. Tidak mungkin 13 orang yang menjadi pengiring karena wanitanya hanya ada 2. Besok jam 4 kita akan latihan di tempat upacara pernikahan. Jadi pastikan besok sudah ada 2 orang yang bersedia berpasangan dengan Sendy dan Jullie. Ok?”

Kata-kata SungJu Oppa seperti lebih mengarah ke 13 orang pria di depan mereka. Jullie tidak ada ekspresi apa-apa karena dia sudah mendengar dari Sendy bahwa mereka berdua akan menjadi pengiring Inn Nha Oennie.

“Jullie, apakah kau tahu sebelumnya kalau yang dimaksud sahabat SungJu Oppa adalah Super Junior?” Tanya Sendy pelan.

“Aku tidak tau sebelumnya. Lagipula aku tidak terlalu peduli dengan kehidupan para artis. Itu bukan urusanku.” Jullie berbicara agak pelan ke arah Sendy karena dia merasa ada yang memperhatikannya. Jullie khawatir suaranya bisa di dengar anggota SuJu yang duduk persis di sebelahnya. Tetapi kelihatannya dia sedang asik dengan makanannya.

“Oh Jullie, aku Ryeowook. Kita belum sempat berkenalan.” Tiba-tiba Ryeowook menyapa.

“Oh Ryeowook-shi, annyeong.. apakah aku harus memanggilmu Oppa? Siapa diantara kita yang lebih tua?”

“Tidak perlu, kita seumuran. Tadi sudah di jelaskan oleh Inn Nha Nunna sebelum kau datang” Jelas Ryeowook.

“Ryeowook-ah, bisakah kau sebutkan nama teman-temanmu satu persatu? Aku tidak menghafal nama teman2mu..”

Jullie meminta bantuan Ryeowook karena dia melihat Ryeowook adalah orang yang sangat friendly.

Ryeowook menatap aneh pada Jullie, melihat itu Sendy langsung menambahkan “Jullie tidak begitu suka memperhatikan dunia artis, jadi harap dimaklumi kalau dia tidak terlalu mengenal kalian.”

“Lagipula aku baru setahun disini.” Lanjut Jullie

“Kata Inn Nha Nunna kalian dari Indonesia. Sudah lama kami ingin pergi kesana, tapi belum ada kesempatan. Padahal aku ingin sekali mengunjungi Bali dan Yogyakarta. Aku dengar disana indah sekali….. Baiklah, aku akan menyebutkan nama-nama mereka secara berurutan. Disebelahku ini Siwon, setelah itu Hangeng hyung, Sungmin hyung, Shindong hyung, Yesung hyung, Leeteuk hyung, Kangin hyung, Heechul hyung, Donghae hyung, Kyuhyun, Eunhyuk hyung, dan Kibum yang duduk disebelahnya SungJu hyung.”

Ryeowook menjelaskan dengan arah berputar karena kami duduk di meja bundar yang sangat besar.

Setelah selesai makan malam…..

“Nunna, aku pamit terlebih dahulu, seperti biasa ada seseorang yang menungguku di rumah sakit. Maafkan aku karena datang terlambat dan pulang yang paling cepat. Sendy, kau menginap di mana? Di apartemenku atau apartemen Nunna?”

“Hmmm…baiklah..tolong sampaikan salamku padanya dan jangan lupa besok jam 4 kita ada latihan upacara pernikahannya.” Kata Inn Nha.

“Aku menginap di tempat Nunna saja, walaupun aku menginap di tempatmu, kau selalu sibuk di rumah sakit dan gak pernah mengajakku jalan-jalan..”ucap Sendy ketus.

“Maafkan aku, tapi sudah kewajibanku. Kau seperti tidak mengenalku saja. SungJu Oppa, aku pamit terlebih dahulu. Aku harus bertemu seseorang. Terima kasih tadi sudah menungguku padahal tadi aku sangat terlambat.” Kali ini Jullie berpatiman pada SungJu.

“Baiklah.. Terima kasih sudah datang kemari” kata SungJu bijak.

“Semuanya, aku pamit terlebih dahulu. Senang bertemu kalian..”

“Hati-hati di jalan Nunna..” pesan Ryeowook, sedangkan yang lainnya hanya seperti mengangguk dan tersenyum.

Jullie langsung memanggil taxi untuk segera kembali ke rumah sakit dan menemui seseorang yang sedang menunggunya.

****

author: Hety Kurniasari

ada yang email FF ke aku, karna ceritanya menarik jadi tak posting langsung.. Dan karna saya bukan editor, jadi kalo ada typo disana sini harap dimaklumi ya..

Silahkan tinggalkan komen, moga2 ntar Hety baca, hehehe

15 thoughts on “My Love, Saranghaeyo ~Part 1 (FanFic by Freelance)

  1. Ya ampun Ade Onnie, Nana kira ini FF buatannya Ade Onnie, eh ternyata buatan author freelance wkwkwkwkwk

    Ceritanya menarik jadi penasaran gimana kelanjutannya ^^

    Bwt authornya mudah2an bisa muncul yah, kan biar bisa kenalan ma kita-kita hehehehehe

  2. Annyeong annyeong..
    makasih buat Ade Onnie dh posting FF pertamaQ..
    buat yg udah komen makasih y.. *wajah berseri-seri..
    Lanjutanx msh pending dlu cz minggu ini lg mid..

    Salam kenal buat author2 yang lain..^0^

      • gomawo..
        heheee..iya kmren cm tau FBx Ade Onnie aja,,
        jd mnta tlng d posting sm Ade Onn.
        Part slnjutx sy krim k email FF ato bgmna..??

  3. wah.. q kira FF nya ade onnie.. ternyata bukan.. wkwkwk

    eh, author aslinya nongol..
    annyeong, salam kenal ^^

    lanjutannya aku tunggu yaa~
    sukses buat ujiannya ya…😀

  4. huaaaaa aku kira buatan jihan onnii pas ampe akhir wow ade oniee ehh salah semua

    salam kenall🙂 sukses buat MiDnya

  5. huaaaaaaaaaaa.. baru adakesempatan baca ff ini..
    makasih ya udh nampilin 2 namphyeon-ku di ff ini, hohohoho.. mereka juga bilang jeongmal gomapta😀

    hmm.. ceritanya menarik. alurnya pas. tp sayang penulisannya ngga seperti yg ak tau. mungkin bisa lebih hati2 supaya ngga typo dan yang pasti, cetak miring kata2 serapan yang bukan bahasa Indonesia.
    mungkin itu dulu saran dari ak..
    annyeong🙂

    • annyeong..
      gomawo dh baca..
      memang saya akui tulisan sy msh bnyk kekurangan, cz dr dulu hobi saya cm baca, gak bgt doyan nulis,,hee..
      ini FF pertamaQ, jd maklum msh bnyk yang salah..
      gomawo atas masukannya…^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s