Born to Belong Together ~Part 4 (FanFic by dierenzitudienaOrenz)

Born to belong together (Part 4)

Author : Dina Amalia ^^orange pumpkin girl^^

Cast: Lee Sungmin, Choi Siwon, Eunhyuk, Yesung, Kim Ryewook, Lee Donghae, Leetuk, Jung Haneul, Ji Hae, Chin Mae, Park Je Kyung, Lee Hyun ri, Choi Ji Yoo

Genre: Romantic, Family, Friendship, Drama

Type: Sequel

Di sebuah ruangan, sedang diadakan pertemuan antara dua keluarga. Sungmin dan Donghae  beserta ayah dan ibu mereka. Haneul dengan Ji Hae dan orang tuanya. Tak ketinggalan ada Chin Mae beserta suaminya Leetuk. Semua mata menatap dengan seksama pada dua orang yang sedang bersiap menyampaikan keputusan mereka.

Terlihat Sungmin membuka mulutnya dan berbicara, sebeumnya ia menarik nafas yang panjang. Ekspresinya terlihat serius

“Sejujurnya.. ini merupakan keputusan yang cukup sulit bagiku. Berhari-hari aku banyak berpikir, berdiskusi,, bertanya dengan orang-orang di sekitarku, dan akhirnya.. aku telah mengambil sebuah keputusan. Sebelumnya.. aku ingin meminta maaf kepada kedua orang tuaku.. Appa, eomma.. Jeongmal Mianhaeo.. slama ini aku belum bisa membahagiakan kalian.. menjadi anak kebanggaan bagi kalian.. aku masii saja terus merepotkan kalian… Untuk adikku, Lee Donghae. Tolong maafkan hyungmu ini yang belum bisa menjadi sosok kakak yang baik untukmu. Slama ini hyung masii saja sibuk sendiri dengan duniaku tanpa peduli denganmu…” Sungmin berhenti sejenak lalu mulai melanjutkan kata-katanya “Sebagai namja yang sedang beranjak menjadi dewasa,, aku telah berusaha melakukan apa yang aku bisa.. apa yang aku mampu.. mungkin memang inilah saatnya aku memasuki dunia baru.. menjadi seorang suami dari seorang wanita yang akan menjadi ibu bagi anak-anakku kelak.. dengan penuh kesadaran.. aku memutuskan untuk MENERIMA PERJODOHAN INI” Sungmin mengucapkan kata-kata itu dengan bibir bergetar dan terbata-bata. “Aku yakin tulang rusuk tak kan tertukar.. Kalu itu ialah kamu,, aku tak perlu terlalu banyak masa untuk mengenali kamu,, karna Tuhan telah mengantarkan kamu untukku”Sungmin berkata dengan mantap sambil menatap Haneul dalam.

Atmosfir ruangan itu menjadi berubah, Nyonya Lee segera menghampiri anaknya itu dan memeluknya dengan erat “Terimakasih anakku.. terimakasih.. eomma bahagia mendengar jawabanmu ini..”

Sungmin tersenyum….

“Lalu, bagaimana denganmu Haneul?”Tanya Nyonya Jung

Haneul masih terdiam. Rasa-rasanya ingin sekali ia melarikan diri dari ruangan itu. Pergi sejauh-jauhnya. Tapi, ia bukanlah anak kecil. Ia adalah Jung Haneul, seorang gadis berusia 19 tahun. Dengan perlahan, ia mulai membuka mulutnya

“Siapalah aku ini?… aku hanya manusia biasa yang sedang belajar menjalani hidup.. CINTA.. apa itu CINTA SEJATI?… Seperti apakah perwujudannya?.. adakah kekasih sejati?.. Aku disini, hanya bisa berharap.. smoga ini semua memang terbaik dan bisa mendatangkan kebaikan untuk semua… Aku pernah berfikir, bahwa setiap manusia pasti ingin memiliki seorang kekasih. Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka maupun duka tak akan terpisahkan. Ketika aku harus memilih…semoga aku bisa selalu memilih yg benar.. dan aku pilih Kau.. ”ucap Haneul sembari melihat ke arah Sungmin, tak lama.. ia pun mulai menunduk ”Mari bersama bergandengan tangan.. mewujudkan mimpi-mimpi yang kita punya..”ucapnya

Kali ini semua yang hadir menyunggingkan senyum di wajahnya. Terkecuali Ji Hae. Ia terlihat kesal dan ngedumel dalam hati.

Bibirnya manyun. Mukanya ditekuk,, cemberut tiada henti. ”Aisshh,, apa aku tidak salah mendengar”ucapnya

Tuan Lee berkata ”Karna kedua belah pihak telah saling menyetujui, maka pernikahan akan segera dilangsungkan. 3 Bulan dari sekarang. Anak-anakku.. kalian tenang saja,, fokuslah pada aktifitas kalian.. biarkan kami para orang tua yang akan mengurusnya, kalian tinggal terima beres saja,, okehh..”

Tuan Jung menyela ”emm, jangan lupa.. ayahku masi terbaring di rumah sakit. Apakah tidak sebaiknya upacara pernikahan dipercepat saja?… setelah itu resepsinya bisa menyusul,, bagaimana?”

”Baiklah.. kalo begitu,, kita percepat. Aku akan mengurus administrasinya. Kira-kira sebulan lagi semuanya sudah siap”jelas Tuan Lee

Kedua keluarga itu pun larut dalam pembicaraan mengenai persiapan pernikahan Sungmin dan Haneul.

Di luar ruangan, Ji Hae sedang duduk di depan sebuah kolam. Ia mengambil batu kerikil di sekitarnya lalu melemparkan batu itu ke kolam. Donghae yang sedari tadi mengikuti Ji Hae, hanya bisa tersenyum melihat tingkah yeoja yang disukainya itu. Perlahan ia mendekat dan duduk di sebelah Ji Hae seraya berkomentar ”Kasian sekali ikan-ikan di kolam itu,, apa salah mereka sehingga harus mendapatkan lemparan batu dari seorang yeoja cantik yang sedang cemberut…”

Ji Hae pura-pura cuek tak mendengar ocehan Donghae,, ia masih saja meneruskan aktivitas melemparnya itu. Donghae kembali berbicara ”Haiii saudara iparku.. ada apa denganmu?.. Sepertinya sedang tidak dalam kondisi yang baiik yaaa…”

”Makhluk genit.. pergi sana jauh-jauh dariku..!! kalo bisa sampe kutub utara biar aku ga perlu liat tampang nyebelinmu itu.. Dan satu lagi,, jangan panggil aku saudara ipar,, siapa juga yang mau sodaraan sama makhluk genit sepertimu… !!!!”tegas Ji Hae

Donghae sudah terbiasa mendengar teriakan Ji Hae dan berusaha tetap bersikap tenang.
”Kalau kau ingin melampiaskan rasa marahmu,, kau bisa menggunakan aku… ”ucap Donghae sembari membuka tangannya lebar-lebar ”Pukullah aku.. jangan lempari ikan-ikan tidak berdosa itu.. ayoo.. pukul aku,, pukul disini..”ujar Donghae seraya menunjuk dadanya.

Ji Hae kaget.. Ia bangkit berdiri lalu meninggalkan Donghae. Dengan sigap, Donghae menghalangi Ji Hae ”Eiitss.. kau tidak diizinkan meninggalkan tempat ini sebelum kau cerita padaku.. apa yang membuatmu cemburut Ji Hae-yah?”tanya Donghae

Ji Hae bersiap hendak menjitak Donghae namun ia urungkan niatnya itu dan berkata ”Ini semua karna KAU… KAU yang slalu membuatku kesal.. membuat moodku berantakan ga karuan.. slalu saja menggangguku dengan segala tingkah laku dan kejailanmu.. Merayuku dengan rayuan gombal tak bermutu.. Sadarkah kau,, aku bener-benar TIDAK MENYUKAIMU… tidak akan pernah..!! So,, mulai sekarang.. berhentilah mendekatiku..!!”

Ji Hae berlari meninggalkan Donghae.. entah kenapa rasanya ia puas telah menumpahkan segalanya. Sedangkan Donghae masih tetap berada di tempatnya. Ia terpaku dengan ekspresi sedih

“Hmm,, jadi itu yang selama ini ia rasakan. Haruskah aku berhenti sampai disini?.. haruskah aku menyerah untuk meyukainya?… ahhh,, kenapa aku jadi seperti ini?.. Cheer Up Donghae,, yakinlah bahwa suatu hari nanti kau akan bisa melihat Ji Hae tersenyum untukmu..”ucap Donghae memberi semangat pada dirinya sendiri.

********

Setelah hari bersejarah itu,, hari dimana Sungmin dan Haneul sama-sama menyetujui perjodohan itu. Kedua orang ini kembali menjalani rutinitas hariannya masing-masing. Haneul dengan kuliahnya dan siarannya sedangkan Sungmin yang lebih santai karna sebentar lagi ia akan diwisuda.

Di studio siaran SNU FM

Haneul dan Ryewook sedang menjalankan tugasnya sebagai seorang penyiar radio. Suasana ceria terpancar dari ruangan itu.

Pendengar radio SNU FM menyebut mereka berdua sebagai WooHan Couple, yang merupakan singkatan dari Wookie & Haneul. Para pendengar merasa senang & nyaman mendengar siaran mereka berdua. Sudah terhitung 100 hari sejak pertama kali suara mereka mengudara. Bahkan,, sudah ada Fansclub yang menamakan diri mereka WooHan Lovers. Seorang Kim Ryeowook dengan suara khasnya,, di imbangi dengan Haneul dengan suara imutnya. Jadilah mereka berdua berpadu dalam sebuah kolaborasi. Canda tawa,, beserta lelucon-lelucon unik pengundang tawa pun sering mereka lontarkan. Itulah yang membuat pendengar tak bosan untuk stay tuned.

Senio-senior di SNU FM melihat potensi yang bagus dalam diri Ryewook dan Haneul. Mereka berdua banyak mendapatkan pujian dan kepercayaan. Waktu siaran mereka pun ditambah 1 jam khusus untuk sesi curhat bersama pendengar.

Hari itu.. setelah selesai siaran.. Haneul berkata ”Wookie-yah,, maukah makan ice cream bersama denganku?..”Tanya Haneul

”Tentu sajaaa…”jawab Ryeowook

Mereka berdua pun menuju Rumah Ice cream yang merupakan tempat favorit kedua orang ini.
”Biar aku yang traktir..”ujar Haneul

”Tumben… dalam rangka apa ni?”tanya Ryeowook

“Dalam rangka menyenangkan hati sahabatku,, hehehehe..”Haneul tersenyum,, begitu juga dengan Ryeowook

“Ini..”ucap Haneul sembari meletakan sebuah mangkuk ice cream di hadapan Ryeowook

“Gomawoyo Neullie..”kata Ryeowook”

“Choenmaneyo..”ujar Haneul

“Wookie… kau tau tak?.. aku merasa senaaaangg sekali..”ungkap Haneul

”Senang karna apa?”tanya Ryeowook

”Aku senang karna setiap hari pendengar radio kita semakin bertambah, itu berarti mereka menerima kehadiran kita dan juga acara yang kita bawakan”jelas Haneul

”Itu pasti karna faktor suaraku ini..”Ryeowook berkata dengan Pedenya

”Huuuuww.. Gejala Pede tingkat akutmu mulai kambuh…”ledek Haneul. ”ingat yaa.. aku pun ikut berperan mensukseskannya dengan suara imutku ini..”lanjut Haneul dengan mengedepip-ngedipkan matanya.

”Aigoooo.. Yeoja di hadapanku ini tak kalah narsisnya”kata Ryeowook

”Itu karna virus yang ditularkan oleh namja yang bernama Kim Ryeowook.. ”jelas Haneul
”ahahahaha… kalo ada virus macam kaya aku ini, yang ada.. pada mau kena virus smua dan ga rela sembuh”kata Ryeowook

”Preeettzzz… ”Haneul memoyongkan bibirnya

Ryeowook hendak mencubit pipi Haneul, namun segera ditangkis oleh Haneul. ”Eiitss.. seenaknya saja cubit-cubit pipi orang.. gag boleh.. pipiku ini limited edition.. ga bisa sembarang-sembarang disentuh..”jelas Haneul

”Aih.. galak bener.. iya deh.. iya deh…”ucap Ryeowook

“Wookie…”panggil Haneul

“Ne..”jawab Ryeowook

“Aku ingin menyampaikan sesuatu padamu.. tolong didengarkan baik-baik yaaa..”pinta Haneul

“Siaaaaappp…!!!”jawab Ryeowook

“Wookie.. sebentar lagi aku akan menikah..”ungkap Haneul

”Mwoooo?..!!”Ryeowook memperlihatkan keterkejutannya.

”Ne..”jawab Haneul

”Me.. me.. menikah?.. dengan siapa?.. kenapa dadakan seperti ini?.. apakah kau sudah siap?..”tanya Ryeowook bertubi-tubi.

”Yang jelas,, namja yang akan menjadi suamiku ini,, kenal denganmu dan kaupun mengenalnya. Ini tidak dadakan,, semuanya sudah diatur oleh kedua orang tua kami. Siap atau tidak, aku harus menyiapkan diri”jelas Haneul.

”Maksudmu.. kau dijodohkan gitu?.. dengan siapa?.. sebutkanlah namanya”kata Ryeowook

“Ne.. ini memang perjodohan. Tapi,, aku tidak menolaknya,, begitupun dengan dia. Ini adalah bentuk bakti dan rasa sayang kami pada orang tua, namja yang akan menjadi suamiku adalah Lee Sungmin Sunbae..”jelas Haneul

”Jeongmal?…!!”lagi-lagi Ryeowook terkejut ”Kau sedang tidak bercanda khan?”tanya Ryeowook memastikan.

”Untuk apa aku bercanda untuk urusan seperti ini,, aku serius Wookie.. Seribu rius malah..”jawab Haneul

”Apa kau yakin?… apa kau sudah memikirkannya dengan matang?.. Ingat, menikah itu bukan hanya perkara menyatukan dua hati,, tapi juga dua keluarga. Setelah menikah, kau akan menjalani tanggung jawab lebih.. Kau harus jadi istri yang baik & kelak akan mendidik anak-anak yang lahir dari rahimmu..”kata Ryeowook

”Aku tau itu.. aku pun telah memikirkannya.. tapi yang pasti,, tujuanku menikah itu baik dan semoga kedepannya menjadi lebih baik lagi..”ujar Haneul

Ryeowook menatap Haneul. Ia berusaha mengendalikan perasannya dan mencoba untuk tersenyum… ”Chukae Neullie… aku ikut senang mendengarnya… wuaahh.. sebentar lagi sahabatku ini bakalan jadi istri orang,, berarti aku udah ga boleh jitak-jitak kepalanya atau cubit-cubit pipinya dong…”ungkap Ryeowook

”Gomawo Wookie.. ”Haneul tersenyum ”Dari dulu juga aku tidak pernah mengizinkanmu menjitak ataupun mencubitku,, kau saja yang ngeyel.. tapi bentar lagi aku punya bodyguard,, awas loh kalo macem-macem sama akuuu..”ancam Haneul

”Ga takut.. wuuee.. ungkap Ryeowook masih dengan sifat Pedenya. ”Tapi,, kalo kau sudah menikah nanti,, apakah kita masih bisa pergi bersama seperti ini?…”tanya Ryeowook

”Emm,, akupun tak tau.. Yang aku inginkan.. kita masih bisa bersahabat dengan baik. Haneul dan Ryeowook adalah sahabat selamanya,, janji..”ucap Haneul sembari menyodorkan jari kelingkingnya.

”Janji.. Sahabat selamanya…”Ryeowook menyambut jari kelingking Haneul. Ia pun bertanya pada hatinya ”Benarkah aku menganggapnya sahabatku?.. aku ragu akan perasaaan ini.. Mengapa aku merasa bahwa sebentar lagi aku akan kehilangannya?”

******

Malam harinya…

Haneul berjanji bertemu dengan ketiga sahabatnya di sebuah cafe tempat biasa mereka berkumpul. Haneul sudah tiba terlebih dahulu, lalu muncul Je Kyung, diikuti dengan Ji Yoo dan yang terakhir Hyun ri. Kini mereka telah lengkap. ”hai Ladies.. bagaimana kabar kalian?”tanya Haneul

”Pusiiiinggg…!!”jawab Je Kyung, Ji Yoo dan Hyun rii serentak

”Pusing kenapa?”tanya Haneul

”Tugas kuliah yang menumpuk..”jawab Ji Yoo

”Jadwal syutingku yang semakin padat…”ungkap Je Kyung

”Aku ingin istirahat dan berkonsentrasi dengan kuliahku tanpa adanya gangguan ini itu..”keluh Hyun ri

Haneul menatap ketiga sahabatnya itu dengan pandangan iba. Ia berucap dalam hati “Apa sebaiknya aku mengurungkan saja niatku memberitahukan mereka tentang pernikahanku?.. tapi, kalo tidak saat ini, kapan lagi?.. “

“Bagaimana denganmu?”tanya Je Kyung

”Aku?… aku baiiikk…”jawab Haneul dengan tersenyum ”Oiya.. sebenarnya ada kabar yang ingin aku sampaikan pada kalian..”lanjutnya

”Apa itu?”tanya Je Kyung, Ji Yoo dan Hyun ri

Haneul mulai menceritakan tentang perjodohan dan rencana pernikahannya. Ketiga sahabatnya itu sontak dibuat kaget tak percaya.

”Neullie-yah.. keputusan ini kau ambil bukan karna kau merasa frustasi karna kau belum juga memiliki kekasih khan.. keputusan ini kau ambil atas dasar akal sehatmu khan..” ujar Hyun ri

”Tentu saja Hyunnie-yah”jawab Haneul

”Emm,, aku baru menyadari ternyata maksud Sungmin Sunbae mengajak kita ketemuan waktu itu untuk mencari informasi tentang Haneul,, cerdas sekali dia..”ungkap Je Kyung

”Mwo?.. Sungmin Sunbae bertemu dengan kalian?.. Kapan?.. Untuk apa?..”tanya Haneul

”Sudah cukup lama.. kira-kira seminggu yang lalu.. Sungmin Sunbae meminta kami menceritakan tentang sosok seoarang Jung Haneul”jelas Hyun ri

”Jadi seperti itu…”ucap Haneul

“Tak kusangka… Haneul yang baru saja mengenal Sungmin Sunbae,, langsung akan menikah.. sedangkan aku saja yang sudah lama mengenal Hyuk Oppa belum tentu berani mengambil keputusan seperti itu… Neullie-yah,, two thumbs up for u.. ehh,, ga deng.. 8 thumbs for u,, hehehehe…”ujar Ji Yoo

“Nah loh… khan dirimu Cuma punya 2 jempol,, 6 jempol yang lain nyolong dimana?.. kekekeke…”Tanya Haneul

“Enak aja nyolong… 2 jempol tangan dan 2 jempol kaki punyaku,, trus 4nya lagi punya Hyuk Oppa,, ahahahaha…”Ji Yoo tertawa geli

“Idih.. ga  mau ahh, Hyuk Sunbae khan jarang mandi, jorok pula.. pasti jempolnya bau tuh.. “ledek Haneul

“Aissh,, Jung Haneul..!! Gitu-gitu dia Namja chinguku”bela Ji Yoo

“Hehehe.. Just kidding baby”ucap Haneul

“Lalu,, apa yang bisa kami Bantu calon manten?”tanya Je Kyung

”aihhh.. dipanggil calon manten,, jadi pengen maluu..”Haneul tersipu”Kalian cukup menjadi tamu yang baik di resepsiku nanti karna semuanya sudah diurus oleh kedua orang tua kami”jelas Haneul

”Siap-siap aja yaaa.. Kami akan mempersembahkan sesuatu yang spesial untukmu..”ungkap Ji Yoo

”Memangnya kita mau ngasih apa?”tanya Hyun ri polos

”Heii.. kalian.. jangan berbuat kekacuan atau melakukan hal-hal yang aneh yaaa..”kata Haneul

”Ga macem-macem koq.. Palingan cuma semacem aja”jawab Je Kyung

”whoaa.. benarkah Uri Neullie akan menjadi seorang pengantin?.. aku masiih blum percaya.. oiya,, kalo kau fitting baju,, ajak-ajak kami yaaa..”pinta Hyun ri

”Tentu saja aku akan mengajak kalian,, biar pada sirik dan langsung menyusulku menikah,, ahahaha..”ucap Haneul

”Huuuuuuwww…yang ada malahan nanti kami jadi mupeng dan kau yang harus bertanggung jawab loh..”ujar Je Kyung

Mereka berempat pun tertawa… Malam yang begitu ceria.. Ditemani oleh sang bintang yang berkerlipan di langit sana.

*******

Di rumah kediaman Ryeowook

Sedari tadi ia tak beranjak dari tempat tidurnya, bersama dengan gitar yang entah sudah berapa kali ia petik.

Begitulah Ryeowook. Jika ia merasakan ketidaknyamanan dengan hatinya maka ia akan menumpahkannya pada bait-bait lagu yang di buatnya. Seperti malam ini… ia menulis beberapa bait lyric lagu…

dimana kau selama ini
bidadari yang ku nanti
kenapa baru sekarang
kita dipertemukan

mungkin kau tak kan pernah tau
betapa mudahnya kau untuk dikagumi
mungkin kau tak kan pernah sadar
betapa mudahnya kau untuk dicintai

tapi kini…
sesal kan tiada arti
karna semua tlah terjadi
kini kau akan menjalani
sisa hidup dengannya

mungkin salahku melewatkanmu
tak mencarimu sepenuh hati
maafkan aku

kesalahanku melewatkanmu
hingga kau kini dengan yang lain
maafkan aku

walau ku terlambat
kau tetap yang terhebat
melihatmu, mendengarmu
kau lah yang terhebat

Ryeowook berucap”Ada apa denganku?.. apakah benar aku tlah menyukai sahabatku sendiri?.. entah kenapa ada perasaan tak rela ketika mendengar bahwa ia akan menikah dengan orang lain?.. ”

******

Esok harinya…

Di Rumah mungil…

Haneul sedang sarapan bersama dengan Ayah, ibunya dan juga Ji Hae. “Neullie.. Jangan lupa besok kita ada agenda tuk fitting gaun pengantin,, pemilihan souvenir dan kartu undangan..”ucap Nyonya Jung

“Ne.. eomma..”jawab Haneul

Tanpa mengucap sepatah kata pun Ji Hae bangkit dari kursinya,, dan pergi meninggalkan meja makan.

“Loh.. Ji Hae-yah,, sarapanmu belum habis, ayo habiskan dulu…”ucap Nyonya Jung

“Aku sudah kenyang..”jawab Ji Hae singkat

“Aisshh.. ada apa dengan anak itu?.. sudah beberapa hari ini mukanya cemberut terus..”keluh Nyonya Jung

“Biar aku yang mencari tau,, eomma tenang saja,, serahkan semuanya padaku..”ucap Haneul

Sementara itu… Di rumah keluarga Lee

“Appa.. eomma… hari ini aku akan mengunjungi makam Sungjin Hyung*nama hyungnya Sungmin yang udah meninggal*”ucap Sungmin

“Sendiri?”tanya Tuan Lee

“Ne..”jawab Sungmin

Tak lama ia pun telah menyalakan mesin mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang menuju sebuah tempat dimana hyungnya dimakamkan.

Sebelumnya, ia mampir ke sebuah florist untuk membeli rangkaian bunga. Tak butuh waktu lama, Sungmin telah sampai ke tempat yang dituju. Ia memakirkan mobilnya dan berjalan ke arah makam hyungnya. Ia menatap nisan di hadapannya dan berkata “Annyeong hyung.. aku datang..”

“Sudah lama sekali aku tak menjengukmu… Bagaimana keadaanmu disana?… ”
Sungmin menghela nafas dan melanjutkan perkataannya ”Hyung… taukah kau?.. sebentar lagi aku akan menikah.. aku akan menjadi seorang suami.. Bahagiakah kau mendengarnya?.. Hyung,, jika saja kau tidak pergi meninggalkan kami secepat ini,, maka kau yang seharusnya menikah… ahhh,, tapi apa dayaku… aku tidak bisa melawan takdir. Tidak baik rasanya jika aku berandai-andai,, bukankah begitu hyung?..

Hyung.. kau tau apa yang kurasakan sekarang?… semua rasa bercampur jadi satu.. Apa yang harus aku lakukan?… aku rindu nasihat-nasihat bijakmu”

“Yeoja itu… yeoja yang akan menjadi istriku,, aku baru saja mengenalnya. Mungkin nanti aku akan membawanya kesini,, mengenalkannya padamu.. Hyung,, baik-baiklah disana.. akupun disini akan berusaha menjalani kehidupanku dengan sebaik-baiknya… aku akan lebih sering datang kesini,, bercerita padamu.. aku pamit dulu yaa.. annyeong..”

Sungmin pergi meninggalkan area pemakaman itu. Ia hendak menuju kampus untuk bertemu dengan ketiga sahabatnya.

********

Di kampus Seoul National University (SNU)

Je Kyung, Ji Yoo dan Hyun ri sedang berkumpul dengan namja chingunya yang tak lain adalah Siwon, Eunhyuk dan Yesung.

“Mwo?..!!”Tanya Siwon

“Jinca?”!!”tanya Eunhyuk

“Jeongmal?!!”tanya Yesung

“Ne…”jawab Je Kyung, Ji Yoo dan Hyun ri berbarengan

“Benar-benar membuat Surprise… uri Minnie mendahului kita yang sudah jauh lebih lama punya yeoja chingu ketimbang dia..”ucap Eunhyuk

“Sikapnya memang tidak mudah ditebak…”gumam Siwon

“Gayanya asiik juga.. langsung menembak pada sasaran dengan tepat..”ujar Yesung

“Heiii.. hello… ini khan hanya tentang perjodohan,, kenapa kalian jadi heboh sendiri, heran..”ungkap Ji Yoo

”Emm,, bukannya hari ini kita ada janji bertemu dengan Minnie?”tanya Yesung

”Yuph,, dan bisa kutebak dia pasti akan menyampaikan kabar tentang rencana pernikahannya ini..”ucap Eunhyuk

”Kalo gitu.. kita berangkat sekarang saja..”saran Siwon

”Boleh..”jawab Eunhyuk ”kami pamit dulu yaaa.. see u next time ladies.. annyeong”lanjutnya.

Eunhyuk pergi diiringi dengan Siwon dan juga Yesung. Mereka menuju tongkrongan favorit flower boys. Ternyata Sungmin sudah lebih dulu berada disana. “Annyeong Minnie..”sapa Yesung

“Annyeong bro..”balas Minnie “Bagaimana kabar sidang?”tanyanya

“Sukses pastinya”jawab Eunhyuk, Yesung dan Siwon

“Berarti kalian sudah resmi jadi sarjana?.. Chukae”ucap Sungmin ”Emm,, langsung saja yaaa..”baru saja Sungmin hendak melanjutkan kata-katanya, tiba-tiba terdengar tawa yang cukup renyah dari Yesung dan Eunhyuk. ”Heeii.. kenapa kalian tiba-tiba tertawa?”tanya Sungmin

”Anio.. lanjutkan saja apa yang ingin kau katakan”ucap Eunhyuk masih dengan cekikikan

”Memangnya ada yang lucu denganku?”tanya Sungmin

Eunhyuk dan Yesung masih asik dengan tawanya. ”Uri Minnie jjang,, Uri Minnie Daebak..”ujar Eunhyuk & Yesung dengan semangat.

Sungmin menoleh ke arah Siwon dan bertanya ”Wonnie-yah, ada apa sebenarnya dengan mereka?”

”Mungkin mereka sedang mengekspresikan kegembiraannya”jawab Siwon

”Gembira karna sudah lulus?.. Aisshh,, seperti bocah saja..”ungkap Sungmin

”Aku rasa bukan karna itu”terka Siwon

”Yasudahlah.. aku ingin memberikan kabar gembira. Sebentar lagi aku akan menikah”ucap Sungmin

”You’re so cool my bro”kata Yesung

“Congratulation…!!”ucap Siwon

“Chukae Minnie-yah”ujar Eunhyuk “Jadi… maksudmu waktu itu ingin bertemu dengan yeoja chingu kami karna hal ini toh”cengir Eunhyuk

“Uri Minnie ingin tau seperti apa calon istrinya kelak,, iya khan Min..”ucap Siwon

“Kau mencuri start dari kami,, harusnya khan kami yang menikah lebih dulu,, hohoho”kata Yesung

“Sepertinya kita perlu mengadakan party dalam rangka melepas masa lajangmu ini”saran Eunhyuk

“aku tidak tertarik”jawab Sungmin

“Bro.. kali ini saja,, kau khan sudah mau menikah.. belajarlah untuk lebih fleksibel, jangan terlalu kaku..”ujar Yesung

”Terserah kalian sajalah”kata Sungmin

*******

Seperti biasa, hari ini Haneul & Ryeowook siaran radio bareng. Namun, Haneul merasa ada yang berbeda dengan Ryeowook. Ekspresinya tidak secerah biasanya. Setelah selesai siaran pun, Ryeowook langsung pamit untuk pulang. Padahal biasanya mereka akan mengobrol dulu untuk sekedar membahas tentang kuliah ataupun saling melontarkan candaan dan ejekan. “Ada apa yaa dengan wookie?”tanya Haneul dalam hati

Haneul pun bergegas meninggalkan Radio SNU FM. Ia berniat untuk menjemput Ji Hae di sekolahnya. Sesampainya disana, Haneul menunggu di depan gerbang. Ia memang sengaja tidak memberitahu Ji Hae tentang kedatangannya. Dilihatnya Ah sung, teman dekat Ji Hae, Haneul pun menyapanya “Annyeong ah sung”

“Annyeong.. Eonnie Haneul”balas Ah sung dengan tersenyum

“Kau tidak pulang bareng Ji Hae?.. Ji Haenya kemana?”tanya Haneul

”Anio.. Ji Hae bukannya ga masuk ya Eon?”tanya balik Ah Sung

”Jeongmal?.. tadi pagi dia berpamitan dengan memakai seragam,, lalu kalo bukan ke sekolah, dia pergi kemana?”tanya Haneul

”Jinca?.. hmmmm”gumam Ah Sung

”Apa dia tidak bercerita sesuatu padamu?”tanya Haneul

“Anio.. tapi,, aku perhatikan.. beberapa hari ini ada yang aneh dengan sikap Ji Hae”ungkap Ah Sung

“Maksudmu aneh seperti apa?”tanya Haneul

”Salah satu contohnya waktu di kelas.. dia tertidur, padahal dulu tidak pernah seperti itu. Selain itu dia pun lupa mengerjakan PR, waktu istirahat suka tiba-tiba menghilang, Ji Hae juga jadi lebih pendiam, kira-kira seperti itulah”jelas Ah Sung

Haneul bingung. ”Ada apa dengan adiknya?”tanyanya dalam hati

Haneul berusaha menghubungi Ji Hae, tapi hapenya tidak aktif. Ia coba lagi dan masih saja tidak aktif

”Oiya,, kau kenal dengan Donghae?”tanya Haneul

”Ne..”jawab Ah Sung

”Bisakah kau mengantarkanku untuk bertemu dengannya?”pinta Haneul

”Tentu saja Eon,, biasanya sepulang sekolah Donghae bermain basket bersama dengan teman-temannya, kita ke lapangan basket saja ya eon”kata Ah Sung

”Okeh”jawab Haneul

Sesampainya di Lapangan basket, Ah sung memanggil Donghae. Kemudian Donghae pun menghampirinya ”Ada apa?”tanyanya

”Haneul Eonnie,, kakaknya Ji Hae ingin bertemu denganmu”kata Ah Sung sembari menunjuk tempat dimana Haneul berada.

Donghae mengangguk tanda mengerti dan berjalan menuju Haneul. ”Annyeong haseyo Nuna”sapa Donghae

”Annyeong Donghae”balas Haneul ”Apakah aku mengganggumu?”tanyanya

”Anio..”jawab Donghae ”Nuna ada perlu denganku?”tanyanya

”Ne..”jawab Haneul ”Donghae, apakah kau tau Ji Hae pergi kemana?.. Hari ini dia tidak masuk sekolah padahal tadi pagi dia berpamitan dengan memakai seragam”ungkap Haneul

”Jeongmal?”tanya Donghae tak percaya. Ia terlihat berpikir mengingat kejadian beberapa hari yang lalu. Donghae melihat Ji Hae sedang berbicara dengan seorang Ahjusi, tapi ia tak tau siapakah Ahjusi itu. Namun, ia tau persis tempat dimana percakapan itu berlangsung. Donghae menceritakan apa yang ia lihat pada Haneul.

”Donghae-yah, bisakah kau mengantarkanku ke tempat itu?”tanya Haneul

”Tentu, aku ambil motor di parkiran dulu yaa.. ”kata Donghae

”Ne..”jawab Haneul

Mereka berdua pergi menuju tempat yang dimaksud oleh Donghae.

Sesampainya disana ”Jadi ini tempatnya?”tanya Haneul

“Ne..”jawab Donghae

Tempat yang dimaksud oleh Donghae merupakan sebuah coffee shop.

“Lebih baik sekarang kita tanya pada pelayan disini”kata Haneul

Donghae dan Haneul pun menghampiri pekerja di coffee shop itu dan mulai mengajukan beberapa pertanyaaan. Mereka juga menunjukan photo Ji Hae pada pekerja itu. Namun, sepertinya pekerja itu tidak tau apapun tentang Ji Hae. Haneul semakin bingung. Ia menarik nafas yang cukup panjang dan berkata “Ji Hae-yah,, sebenarnya apa yang kau lakukan?.. Dimana kau sekarang?”

Donghae pun tidak tau harus berbuat apa. ”Nuna, apa tidak sebaiknya kita lapor pada polisi?”

“Jangan sekarang.. kita berusaha mencarinya dulu saja”ucap Haneul

“Oiya.. aku tau beberapa tempat yang biasanya didatangi oleh Ji hae,, bagaimana kalau kita mencarinya resana?”tanya Donghae

“Ide bagus”kata Haneul

“Kalo gitu, aku akan menelepon Sungmin hyung. Jadi nanti kita berpencar supaya lebih cepat, bagaimana?”tanya Donghae

“Aku setuju..”jawab Haneul

Beberapa lama kemudian…

Haneul, Donghae dan Sungmin telah berada di Coffee shop. Donghae membagi pencarian kedalam 2 Tim. Sungmin bersama Haneul dan Donghae sendiri. Ia menjelaskan rute dan alamat dari tempat-tempat yang akan menjadi tujuan pencarian mereka. Setelah selesai, mereka pun bubar, berpencar.

Sungmin dan Haneul pergi ke arah utara sedangkan Donghaeke arah selatan. Tak henti-hentinya Haneul berusaha menghubungi Ji hae. Namur hasilnya tetap sama, nomernya tidak aktif. Raut gelisah dan cemas mulai tergambar di wajah Haneul. Ia hanya berharap semoga adiknya baik-baik saja. Ia terpikir untuk menelepon Chin Mae “Yoboseo..”

“Annyeong Neullie”sapa Chin Mae

“Eon,, aku butuh bantuanmu”kata Haneul

“Whaeyo?”tanya Chin Mae

“Ji Hae menghilang. Aku, Sungmin Sunbae dan Donghae saat ini berusaha untuk mencarinya. Ponselnya pun tidak aktif. Bisakah Eonnie ikut membantu mencari?”tanya Haneul

“Mwo?.. Bagaimana bisa Ji Hae menghilang?”tanya Chin Mae

“Ceritanya nanti saja eon,, yang penting harus menemukan Ji Hae”kata Haneul

”Okeh.. eonnie mengerti. Eonnie akan bantu cari. Appa & Eomma sudah tau?”tanya Chin Mae

“Belum.. dan tolong jangan beritahu mereka dulu. Aku tidak ingin mereka khawatir”ucap Haneul

“Yasudah.. eonnie pergi sekarang juga”kata Chin Mae

”Gomawo eon”ucap Haneul

”Choenmaeyo”balas Chin Mae

”Kita sudah sampai”ucap Sungmin

”Ne..”jawab Haneul

Mereka berdua keluar dari mobil dan memulai aksi pencarian mereka. Melihat ke sekeliling dengan cermat dan teliti. Menelusuri setiap tempat di daerah itu. Hasilnya mereka tidak menemukan Hae. Mereka kembali ke dalam mobil.

”Sudah siap untuk mencari ke tempat selanjutnya?”tanya Sungmin

”Ne..”jawab Haneul

Di tempat yang lain pun sama saja, mereka tidak bisa menemukan Ji Hae. Hingga akhirnya.. mau tidak mau Haneul harus menghubungi kedua orang tuanya. Baru saja haneul hendak menelepon, ponselnya telah berdering ”Yoboseo”

”Nuna.. aku tlah menemukan Ji Hae”kata Donghae

”Jinca?.. dimana dia sekarang?”tanya Haneul

“Di seoul hospital”jawab Donghae

“Mwo?.. ada apa dengan Ji Hae?.. “tanya Haneul

“Ceritanya panjang. Lebih baik sekarang nuna & hyung segera kesini”ucap Donghae

“Ne.. araso”jawab Haneul

***

Di Seoul Hospital

Ada Donghae yang sedang duduk di ruang tunggu dengan beberapa luka di wajah dan tangannya.

“Donghae”panggil Haneul

Donghae menoleh “Nuna… Hyung”

“Ada apa denganmu?”tanya Sungmin

“Anio.. hanya sedikit luka kecil”jawab Donghae

“Bagaimana dengan Ji Hae?”tanya Haneul

“Dia sedang diperiksa oleh dokter”jawab Donghae

“Donghae.. ayo cerita,, bagaimana hingga kau bisa menemukan Ji Hae dan kenapa kau bisa luka seperti ini?”tanya Haneul

Donghae mulai bercerita ”Ketika aku sedang memarkirkan motor di sebuah parkiran mall,, aku mendengar suara teriakan. Dan sepertinya aku mengenal suara itu. Aku berjalan menghampiri asal suara dan benar saja, suara itu merupakan suara Ji Hae. Ia dikelilingi beberapa berandalan yang sedang mencoba mengganggunya. Tanpa pikir panjang, aku langsung berkelahi dengan berandalan itu. Karna jumlahnya tidak imbang,, akupun luka seperti ini. Ji Hae terus berteriak hingga banyak orang yang berdatangan. Berandalan itu pun kabur. Setelah itu, tiba-tiba Ji Hae pingsan dan aku langsung memanggil ambulance”

Setelah Donghae selesai bercerita, Dokter keluar dari Ruang pemeriksaan.

“Bagaimana keadaan adik saya dok?”tanya Haneul

“Orang tua kalian mana?”tanya dokter

”Orang tua kami sedang menuju kesini”jawab Haneul

”Adik saya baik-baik saja khan dok”kata Haneul

”Ada hal yang ingin saya sampaikan. Tapi, alangkah lebih baiknya jika hal ini juga diketahui oleh orang tua kalian”ujar Dokter

”Kalo gitu.. apakah saya boleh menjenguk adik saya?”tanya Haneul

”Silahkan”jawab Dokter

Haneul berjalan ke Ruang pemeriksaan. ”Ji Hae-yah”sapa haneul.

Ji Hae menoleh dan langsung memalingkan wajahnya tanpa berkata apapun.
”Syukurlah kami bisa menemukanmu..”kata Haneul ”Kau tau.. hari ini, aku, Chin Mae eonnie, Donghae & Sungmin Sunbae sangat mengkhawatirkanmu. Kami berusaha mencarimu ke banyak tempat”lanjutnya.

”Ji Hae-yah,, kenapa kau diam saja?.. apa kau masih merasa sakit?”tanya Haneul

Ji Hae masih terdiam acuh. “Ji Hae-yah,, lihat eonnie.. “pinta Haneul

Tidak ada reaksi apapun dari Ji hae.

Tak lama…

Tuan & Nyonya Jung beserta Chin Mae & Leetuk telah datang. Tuan & Nyonya Jung segera menuju Ruang Dokter, sedangkan Chin Mae & Leetuk masuk ke dalam kamar dimana Ji Hae dirawat.

Dokter pun menjelaskan kondisi Ji Hae saat ini.. ”Ada sedikit permasalahan dengan sistem pencernaannya,, terutama bagian lambung. Dan jika hal ini terus berlangsung tanpa adanya pengobatan intensif maka bisa berakibat fatal. Selain itu, kondisi psikis dari pasien juga mempengaruhi sistem pencernaannya. Saya lihat, pasien seperti banyak pikiran belakangan ini. Itu membuat sistem syarafnya menjadi tegang. Apakah ia sedang dalam masa ujian atau sedang ada masalah?”tanya Dokter Kim

”Memang akhir-akhir ini sikap anak kami agak berbeda dok, dia lebih sering terlihat murung dan cemberut. Padahal, sifat aslinya tidak seperti itu. Uri Ji Hae adalah anak yang ceria, ramah dan penuh dengan semangat, mungkin memang benar dia sedang ada masalah”jelas Nyonya Jung.

”Kami dari Tim Dokter akan berusaha memberikan pengobatan yang terbaik untuk pasien.. Tapi, kami juga membutuhkan bantuan dari pihak keluarga. Buatlah agar pasien lebih merasa tenang”kata Dokter Kim

”Ne.. kami akan berusaha dok”kata Tuan Jung

Setelah selesai berkonsultasi dengan dokter, Tuan & Nyonya Jung segera menuju ruang perawatan. Disana sudah ada Haneul, Chin Mae & Leetuk.

”Appa.. Eomma..” panggil Haneul

”Neullie-yah”jawab Tuan & Nyonya Jung

Nyonya Jung menghampiri Ji Hae dan mengelus rambutnya ”Bagaimana keadaanmu nak?.. apa yang kau rasakan?”

”Eomma…”Ji Hae mulai meneteskan airmatanya. Ibu menggengam erat tangan Ji Hae dan mengecup keningnya.

”Eomma.. tolong batalkan perjodohan itu,, aku tak mau eonnie menikah dengannya. Aku tak relaaaa.. aku tak setuju dengan perjodohan ini”

”Ji Hae-yah, apa yang sedang kau katakan?”tanya Nyonya Jung dengan ekspresi terkejut.

Begitupun dengan Tuan Jung, Haneul, Chin Mae dan Leetuk.

”Aku mohon eomma.. ”pinta Ji Hae masih dengan air mata yang menetes.

”Lebih baik sekarang kau istirahat dulu, jangan memikirkan hal-hal yang membuatmu tertekan.. Tentang hal ini kita biacarakan lain kali, yang penting sekarang kau harus lekas sembuh”ucap Nyonya Jung

Haneul keluar dari Ruang pemeriksaan dengan langkah gontai. ”Benarkah Ji Hae sangat tidak setuju dengan perjodohan ini?.. apakah karna hal ini juga sikapnya jadi aneh?” tanya Haneul dalam hati.

Chin Mae dan Leetuk pun menghampiri Haneul. Chin Mae memanding adiknya itu. Mata Haneul mulai berkaca-kaca, namun ia berusaha menahan agar airmataya tidak tumpah.

Sungmin dan Donghae berjalan ke arah Haneul.

“Nuna.. bagaimana keadaan Ji Hae?”tanya Donghae

Haneul kaget namun ia segera menjawab pertanyaan Donghae ”Ji Hae sedang dalam masa perawatan, ia diharuskan untuk bersitirahat dengan keadaan yang tenang”jelas Haneul

”emm, jadi begitu..”ujar Donghae “Smoga uri Ji Hae bisa lekas sembuh”lanjutnya. ”Hyung.. nuna, aku lapar.. bisakah kita makan sekarang?”tanya Donghae

Mereka berlima pun menuju kantin rumah sakit.

Sesampainya disana…

”Sebenarnya.. ada statement yang baru saja terlontar dari mulut Ji Hae dan hal ini membuatku kaget”ungkap Haneul

”Apa itu?”tanya Sungmin & Donghae berbarengan

“Ji Hae menyatakan ketidaksetujuannya dengan perjodohan ini. Ia menagis dan memohon pada eomma untuk membatakalkannya”jelas Haneul

”Jinca?”tanya Donghae

”Lalu, bagaimana pendapatmu?”tanya Sungmin

”Aku sendiri masih bingung Sunbae, aku tak tau kenapa Ji Hae sangat tidak setuju dengan perjodohan ini”kata Haneul

”Mungkin ini semua karna aku”ucap Donghae

Semua mata tertuju pada Donghae.

”Maksudmu?”tanya Sungmin

”Ji Hae tidak ingin kalian menikah karna aku. Karna jika kalian menikah, berarti aku akan menjadi saudara iparnya. Waktu itu Ji Hae bilang padaku kalo dia sangat tidak menyukaiku dan tak mau iparan denganku”jelas Donghae

”Benarkah dia bilang seperti itu?”tanya Chin Mae

“Ne..”jawab Donghae

“Sungmin Hyung.. Haneul Nuna, kalian tenang saja.. aku akan bertanggung jawab atas semua ini. Aku hanya ingin kalian tetap menikah. Jangan membatalkan pernikahan hanya karna masalah ini.”pinta Donghae

“Apa yang akan kau lakukan?”tanya Leetuk

Donghae menarik nafas dan mulai berbicara ”Aku akan menjauh dari Ji Hae, bahkan kalau bisa aku akan menghilang dari kehidupannya. Aku tidak akan menggangunya lagi. Mungkin hanya ini yang bisa aku lakukan”ungkap Donghae

”Tapi.. bukankah kau sangat menyukainya?”tanya Sungmin

”Hyung… biarlah.. tak apa. Aku akan berusaha mengelola perasaanku. Aku hanya ingin Hyung bahagia bersama dengan Haneul nuna”jawab Donghae

*******

Esok paginya…

Di lingkungan Kampus Seoul National University

Betapa terkejutnya Haneul ketika melihat banyak spanduk dan baliho bertuliskan penolakan atas rencana pernikahan Haneul dan Sungmin. Di spanduk & baliho itu tertulis : From Flower Boys lovers teruntuk Jung Haneul. Mereka menyatakan ketidaksetujuan dan protesnya. Mereka bilang “Jangan ambil uri Minnie.. Minnie adalah milik kami”

Selain dari Flower Boys Lovers,, Forum yang menamakan diri mereka WooHan Lovers membuat tandingannya. Mereka juga membuat Spanduk dan baliho bertuliskan “Ryeowook & Haneul Forever” we love our couple. Entah bersumber darimana, kabar tentang pernikahan Sungmin & Haneul sudah menyebar ke seluruh antero kampus. Hampir semua orang membicarakan tentang pernikahan ini. Hari ini Haneul benar-benar tidak bisa berkonsentrasi dengan kuliahnya. Begitu pula dengan Ryeowook yang duduk di sebelahnya.

Pada jam makan siang,, anggota dari Flower boys lovers menggelar aksi protesnya di lapangan kampus. Mereka meneriakan yel-yel yang isinya menjelek-jelekan Haneul. Melihat hal itu, anggota WooHan Lovers tidak tinggal diam. Mereka membalas dengan menjelek-jelekan Sungmin. Mereka tidak rela jika Haneul menikah dengan Sungmin karna menurut mereka Haneul hanya cocok untuk Ryeowook. Suasana siang itu menjadi kacau. Haneul dan Ryeowook semakin bingung. Sungmin yang baru saja mendapat kabar tentang hal itu segera berangkat menuju kampusnya.

*******

Selanjutnya,, apa yang akan terjadi saudara-saudara?…

Penasarankah?…

Tunggu kelanjutan ceritanya yaaa…

Seperti biasa,, aku tunggu kritik,, saran  dan komentarnya yaaaa… Dengan penuh cinta kuucapkan Gamsahamnida… ^^

^^dierenzitudienaOrenz si penyuka Jeruk^^

8 thoughts on “Born to Belong Together ~Part 4 (FanFic by dierenzitudienaOrenz)

  1. Wah..pagi” gni udah dapet sarapan FF..
    Akhirnya kluar jg lnjtnya..

    Loh..ujungnya mlh jd perang antar fansclub Flower Boys Lovers&WooHan Lovers?
    Truz msh ada Ji Hae yg g stju..kcian amt c Donghae..cup cup cup
    Ternyata bnyak cobaan buat pasangan ini..
    Tapi aq ttp mndukung mrka qo..hhheeee
    Sungmin Oppa Haneul Onnie hwaiting…. ^_^

    • Makasiiih udah baca plus ninggalin jejak di FFqu ini..🙂
      iya nih,, jadi perang antar Fandom seperti yang seringkali terjadi di dunia kpopers *halah*

      namanya juga perjuangan untuk mencapai kebahagian,, jadi harus melalui ujian dan cobaan dulu *sok bijak* haha..

      makasiih buat dukungannya *mewakili Sungmin & Haneul* :p

  2. kya, aku senyum2 sendiri,belum bisa kebayang kalau si Pumpkin nikah.hahaha

    wah, si Jihae kesel karena iparan sama Donghae. nggak bs pacaran sama Donghae. Tapi kasian jg si Haneul didemo.

    Good job, Eonnie. nice story ^^

  3. aduh, jangan dibatalin dong..
    2Hae aja dijodohin sekalian.. nama aja udah sama2 HAE, beda Ji sama Dong doang.. kurang jodoh gimana tuh??? *maksatingkattinggi*
    wkwkwkwk

    gimana yaa lanjutannya???
    penasaran.. penasaran…🙂

  4. Aduh aduh mian aq baru bisa meninggalkan jejak disini sekarang, padahal biasanya aq jadi first commentator di FFnya Dina *skip komen g penting* :p

    Dina…sumpah aq merinding disko ih baca part Sungmin ma Haneul yang menyatakan mereka setuju ma perjodohan ini, edan kok puitis banget, mereka kagak malu gitu, ngomong dengan bahasa bak Kahlil Gibran di depan semua keluarga?? Hahahahaha

    Itu Ji Hae kenapa sie?? Aneh banget deh masa Haneul ngga boleh nikah cuman gara-gara Sungmin kakaknya Donghae…aduh please dong neng kl benci ma orang ngga perlu gitu jg, cba deh lihat Donghae lebih dekat, pasti ntar ngerti *halah komen macem apa ini* :p

    Ini lagi kenapa di kampus terjadi perang antar penggemar??? Ya Tuhan itu Haneul ma Umin dah kaya selebritis aja, mw nikah aja rempong bener deh hehehehehe…

    Ih Wookie keren deh nyanyi Yang Terlewat lagunya Sheila on Seven wkwkwkwkwk Dina bisa aja nie nyempilin lagu Indonesia di FF Korea gtu :p
    Aduh kayaknya dari tadi komen dari aq ngga ada yg bener deh mian yah Din hehehehe, aq suka sama ceritanya dan aq tunggu kelanjutannya yah ^^

    Btw masih ada yg typo gtu Din, ntr cba diperhatiin lagi yah *wkwkwkwk sok2an blgin org typo pdhl aq jg kl lg nulis ska typo :p*

  5. hua.. ga bisa bayangin kalo umin oppa nikah ^^
    tapi so sweet bgt kata2nya..
    sapa yg mau nolak kalo dijodojin ma namja seperti oppa? *saya ga nolak^^ hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s