Miracle ~Part 6 (FanFic by Freelance)

Part ~6~

Siwon POV

Jalanan sedikit macet sehingga aku datang agak terlambat ke lokasi pemotretan di Myeongdong, aku tidak begitu tahu mengapa pemotretan kali ini dilakukan di oulet SPAO, yang perlu aku lakukan hanyalah bekerja secara profesional. Aku segera memasuki lift menuju lantai tiga, sudah ada Yoona yang akan menjadi pasanganku seperti biasa di sana. Pemotretannya berlangsung lebih lama dari yang kubayangkan sehingga aku harus bergerak cepat jika tidak ingin terlambat ke acara show hari ini.

Setelah berpamitan pada seluruh staff, aku segera meninggalkan tempat itu menuju lantai dasar. Tapi suara Yoona menghentikanku di depan pintu lift yang terbuka. “Oppa, bisakah aku ikut bersamamu ke show itu?” Kami memang akan sepanggung bersama nantinya, jadi aku mengangguk.

Begitu pintu lift terbuka di lantai dasar, ada beberapa orang yang menunggu di depan lift yang akan naik ke atas, aku membiarkan Yoona keluar terlebih dahulu. Tanpa sengaja aku menyenggol seseorang yang akan masuk ke dalam lift hingga ponsel yang dipegangnya terjatuh ke lantai. “Cheosonghamnida.” Kataku. Dia menunduk memungut ponselnya yang terjatuh di dekat kakinya. Aku benar-benar tidak sengaja menyenggolnya tadi.

“Gwencanayo!” Katanya sambil tersenyum. Pandangan kami saling bertemu. Baik aku dan dia sama-sama terkejut.

“Siwon-ssi??” Matanya bulatnya seketika melebar.

***

Ghassany POV

Astaga. Aku tak pernah menyangka ini bisa terjadi. Lagi. Pernahkah aku berkata bahwa aku tak percaya kebetulan? Aku hanya percaya keajaiban dan takdir. Ini bukan sebuah kebetulan, tapi sebuah keajaiban.

Sudah dua hari aku berada di Seoul. Akhirnya aku memutuskan mengambil cuti dan mengunjungi Auntie Mira di sini. Meski aku pernah berkata bahwa aku tidak menyesal berpisah dengan pacarku tapi bagaimanapun aku merasa sakit hati padanya. Dan meninggalkan Jakarta menjadi pilihanku untuk melupakan sakit hatiku, melarikan diri dari kenyataan sebentar. Aku bisa bersenang-senang di sini bersama Auntie Mira meski itu hanya untuk beberapa saat.

Hari ini Auntie mengajakku berbelanja di Myeongdong, kami berencana mengunjungi outlet SPAO. Dan di sinilah keajaiban, atau takdir—atau apalah namanya mempertemukan kami kembali. Perlu kalian catat, aku ke Seoul bukan untuk bertemu dengannya, tapi murni karena aku ingin berlibur. Bisa bertemu dengannya bisa dianggap bonus saja.

“Apa kabar?” Tanya Siwon dalam bahasa Inggris. Sejauh ini kami memang lebih nyaman berbicara dalam bahasa Inggris. Kami harus menggunakan bahasa apa lagi selain bahasa itu? Aku tak pandai berbahasa Korea. Dia tak bisa berbahasa Indonesia.

“Baik. Kau bagaimana? Aku tidak menyangka bisa bertemu denganmu di sini!” Ujarku.

“Aku juga baik. Sejak kapan kau ada di Seoul?” Tanyanya sedikit heran. Pasti dia tidak menyangka aku bisa ada di Seoul.

“Sudah dua hari aku di sini!” jawabku.

“Oppa!” Kami berdua menoleh ke arah suara itu. Gadis cantik itu pasti temannya, atau pacarnya? Akh, apa peduliku. Gadis itu menunggu di depan pintu utama. Mereka sepertinya akan pergi bersama.

“Sepertinya aku harus pergi. Bisakah aku meminta nomor ponselmu?” Dia segera merogoh ponsel di sakunya dan menyodorkannya padaku. Aku menerima ponsel itu lalu mengetikkan beberapa digit nomor.

“Aku akan menghubungimu nanti. Sampai jumpa!”

Dia pun melangkah pergi menemui temannya tadi. Aku masih bisa mendengar gadis itu bertanya tentang siapa aku dengan nada yang agak kesal.

***

Ghassany tampak excited menyusuri setiap sudut ruangan yang dipenuhi dengan teddy bear, boneka kesukaannya. Yup, Ghassany dan Auntie Mira kali ini mengunjungi Museum Teddy Bear di Namsam Tower. Sudah dua jam Ghassany mengelilingi tempat itu tapi tidak merasa bosan-bosan juga. Ghassany langsung cemberut begitu telepon untuk tantenya dari kantor masuk, itu artinya mereka harus segera pulang. Mau tidak mau Ghassany harus mengalah padahal mereka belum mengunjungi Seoul Tower. Ghassany setengah menyeret langkahnya menuju parkiran begitu ponselnya berdering. Dari nomor yang tidak dikenalnya.

“Halo!” Jawabnya lesu, bagaimanapun moodnya sudah pecah karena acara jalan-jalannya berakhir lebih cepat.

“Halo, ini aku!” kata si penelepon yang membuat kening Ghassany mengerut. Untuk sepersekian detik Ghassany masih bertanya-tanya siapa orang yang sok akrab itu sampai akhirnya dia bisa mengidentifikasi siapa pemilik suara baritone yang sedang ditemaninya berbicara saat ini.

“Siwon-ssi?” Ghassany  berseru gembira. Tidak menyangka bahwa Siwon benar-benar meneleponnya setelah pertemuan terakhir mereka di Myeongdong empat hari yang lalu. Jantungnya berdetak jauh lebih cepat kali ini.

“Ya. Kau ada di mana?” Tanya Siwon tanpa basa-basi.

“Di Museum Teddy Bear. Tapi aku sudah akan pulang karena Auntie Mira harus segera ke kantornya!” Kata Ghassany dengan nada kecewa.

“Aku sudah tidak ada kegiatan sore ini dan aku ingin bertemu denganmu. Kau bisa menungguku di sana? Jika kau tidak keberatan.”

“Benarkah?” Ghassany langsung bersemangat. Mengelilingi Museum Teddy Bear…. dengan Siwon? Pilihan yang tidak buruk. “Tentu. Aku akan menunggumu!”

Klik.

Telepon terputus. Ghassany yang sudah memegang gagang pintu mobil menarik tangannya kembali. Dia lalu menyuruh tantenya agar pulang lebih dulu setelah memberikan alasan. Awalnya tantenya keberatan dan ingin menemani sampai Siwon datang tapi Ghassany berusaha menyakinkan bahwa dia tidak apa-apa sendirian beberapa saat di tempat itu. Tantenya akhirnya mengalah dan meninggalkan keponakannya.

Ghassany hanya menunggu setengah jam hingga akhirnya Siwon datang. Biasanya dia tidak suka menunggu tapi kali ini rasanya dia akan menunggu selama apa pun tanpa merasa bosan sama sekali, dia menikmati jantungnya yang berdetak tidak karuan saat melihat Siwon bergerak mendekat ke arahnya dengan senyum yang tersungging di bibirnya.

Mereka mengelilingi Museum Teddy Bear sekali lagi atas permintaan Ghassany lalu berganti menikmati gemerlap kota Seoul di malam hari dari Seoul Tower. Ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah Ghassany lupakan.

“Kau baru pertama kali ke sini?” Tanya Siwon. Ghassany mengangguk pelan.

“Ya. Tempat ini benar-benar indah. Aku dan Auntie tadi sudah akan berencana pulang dan tidak tahu apakah bisa kembali lagi ke tempat ini! Untungnya kau menelepon. Terima kasih.” Ujar Ghassany tulus.

“Sama-sama. Kau menemaniku saat aku di Jakarta jadi sekarang saatnya aku yang menemanimu di sini. Kita impas!”

“Tentu! Kita impas.” Ghassany berujar pelan. Terselip nada kecewa di suaranya, entah Siwon menyadarinya atau tidak. Jika mereka impas maka pertemuan mereka hanya sebatas ini saja. Hanya sekedar saling membalas budi. Bukan itu yang diinginkan Ghassany! Mereka berdua lalu terdiam, bergelut dengan pikiran masing-masing.

“Tapi aku selalu ingin bertemu denganmu!” Keheningan menjadi seperti gelembung sabun yang pecah saat Siwon menggumamkan kalimat itu tepat di telinga kanan Ghassany. Ghassany langsung menoleh dan menatap tidak percaya pada orang di sebelahnya. Mereka berdua saling bertatapan. “Aku suka matamu!” Lanjut Siwon dengan senyum tersungging di bibir.

Ghassany nyaris lupa bagaimana caranya bernafas.

***

To Be Continue….

9 thoughts on “Miracle ~Part 6 (FanFic by Freelance)

  1. Kyaaaaaa…!!! Part ini beneran seruuuu bangett.. nget… nget…😀

    Belanja di Myeongdong,, mengunjungi Museum Teddy bear,, jalan-jalan di Namsan Tower.. hal yang kudu bin wajib plus harus dilakuin kalo ada di Seoul..🙂

    Membayangkan jadi seorang Ghasany,, pasti rasanya menyenangkan..

  2. Baru sempet komen karena kemaren nie koneksi minta dibakar hehehehehehe

    Bentar deh bukannya Namsan Tower ada di Seoul yah??? Dan setau aku Museum Teddy Bear ada di pulau Jeju….it’s meant itu dua tempat jauh bener jaraknya….tapi ntr cba kita tanyakan pada Purplemaplechic Onnie yang pernah ke Korea hehehehehehehe….trs itu Namsan Tower sama aja sama Seoul Tower,krna nama lain dr Namsan Tower yah Seoul Tower hehehehehehehe mian kl aku cerewet :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s